Color Run di Solokan Jeruk Pecahkan Rekor, Sebagai Peserta Terbanyak Bacakan Teks Sumpah Pemuda

Seluruh peserta yang mengenakan kaus putih, setibanya di garis finish, seluruh pakaian berubah warna, karena saling melempari bubuk warna.

Color Run di Solokan Jeruk Pecahkan Rekor, Sebagai Peserta Terbanyak Bacakan Teks Sumpah Pemuda
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Colorrun Soljer 2018 di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, pada Minggu (28/10/2018) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gelaran Colorrun Soljer 2018 di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, pada Minggu (28/10/2018), berhasil memecahkan rekor baru dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober tahun ini.

Dari pantaun Tribun Jabar, gelaran colorrun diikuti oleh ribuan orang usia milenial ini, berlari atau pun jalan cepat, namun saling menaburi serbuk warna kepada peserta lainnya.

Alhasil, seluruh peserta yang mengenakan kaus putih, setibanya di garis finish, seluruh pakaian berubah warna, karena disepanjang perjalanan saling melempari bubuk warna.


Setelah mengikuti lari bersama, ribuan pemuda ini kemudian berkumpul di salah satu lapang dan membentuk formasi lingkaran besar, lalu membacakan teks Sumpah Pemuda secara bersama.

Berdasarkan data Original Record Indonesia (ORI), Colorrun Soljer 2018, berhasil memecahkan rekor baru, sebagai peserta terbanyak yang membacakan teks sumpah muda secara bersamaan, berjumlah 3.333 orang.

"Untuk peserta color run terbanyak mungkin sudah ada, namun, kalau sampai membacakan teks sumpah pemuda, baru kali ini dilakukan," kata Pihak ORI, Rita Biduri, di lokasi color run, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Minggu (28/10/2018).

Datang ke Pembukaan Outlet Rabbani, Mang Oded Dikawal Komunitas Motor

Anggota DPR RI Komisi IV, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang turut hadir pada saat itu, mengatakan, para peserta color run ini sebagian besar merupakan generasi penurus yang harus dijaga dan mesti dieratkan satu dengan lainnya.

"Tahun ini adalah tahun politik, semua bisa menjadi pecah. Membacakan teks sumpah pemuda secara bersama, itu mengingatkan kekuatan pemuda terdahulu," kata Cucun.

Cucun pun berharap, para generasi milenial ini harus terus maju bersama, untuk memerangi ideologi - ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

"Jangan sampai mereka terkotak-kotakan untuk kepentingan satu kelompok," katanya.

Intip Serunya Tradisi Ruwatan dan Perang Tomat yang Masih Warga Cikareumbi Jaga Ini

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved