Insiden Pembakaran Bendera di Garut

Pembawa Bendera yang Dibakar di Garut Masih Berstatus Saksi

Di sisi lain, ia menyebut pria yang bekerja di toko bangunan itu diduga melanggar pasal tentang mengganggu ketertiban umum.

Pembawa Bendera yang Dibakar di Garut Masih Berstatus Saksi
Vincentius Jyestha/Tribunnews
Uus Sukmana 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Status Uus Sukmana, pembawa bendera dalam acara hari santri nasional di Garut, Jawa Barat, hingga kini masih sebagai saksi.

Hal ini diungkapkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto.

Sebelum 24 jam, ia menjelaskan polisi masih belum akan menentukan status hukum yang bersangkutan.

Arief mengatakan pihaknya masih memiliki waktu beberapa jam.

"(Status Uus masih) Saksi, kami masih punya waktu tiga jam. Nanti ditentukan Pak Direktur (Dirkrimum Polda Jabar Kombes Umar S Fana)," ujar Arief, di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).

Di sisi lain, ia menyebut pria yang bekerja di toko bangunan itu diduga melanggar pasal tentang mengganggu ketertiban umum.

Yang bersangkutan terancam hukuman dalam pasal itu yakni 3 minggu bui dan denda sebesar Rp 900.

"Patut diduga telah melanggar Pasal 174 KUHP barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum dengan mengadakan huru hara atau menimbulkan gaduh dihukum selama lamanya 3 minggu," tuturnya.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved