Mediasi Sengketa di Bawaslu Purwakarta Menemui Jalan Buntu, PKB akan Lanjut Adjudikasi

Ketua Bawaslu Purwakarta, Ujang Abidin menyebut proses mediasi telah dilakukan di antara kedua belah pihak.

Mediasi Sengketa di Bawaslu Purwakarta Menemui Jalan Buntu, PKB akan Lanjut Adjudikasi
Tribun Jabar/ Haryanto
Ketua Bawaslu Purwakarta, Ujang Abidin 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Mediasi di Bawaslu Purwakarta soal sengketa proses pemilu pencoretan dua orang caleg dari PKB dan Partai Berkarya dengan KPU Purwakarta tidak ada solusi dan menemui jalan buntu.

Ketua Bawaslu Purwakarta, Ujang Abidin menyebut proses mediasi telah dilakukan di antara kedua belah pihak.

"Walau pada akhirnya menemui jalan buntu. Tujuan dari mediasi ini dalam rangka memfasilitasi pemohon dalam hal ini Parpol dengan termohon yaitu KPU Purwakarta," kaya Ujang saat dikonfirmasi di kantornya, Sindangkasih, Purwakarta, Jumat (26/10/2018).

2 Alasan Kuat yang Membuktikan Surat Pemanggilan Kapolri Tito Karnavian Oleh KPK adalah Hoaks

Ia menyebut karena tidak didapatnya kesepakatan dari kedua belah pihak, proses adjudikasi bisa dilakukan oleh Bawaslu.

Tahapan itu pun, kata Ujang, pada prinsipnya telah menjalankan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua DPC PKB Purwakarta, Neng Supartini mengatakan proses mediasi yang dilakukan Kamis (25/10/2018) menemui jalan buntu.

360 Peserta Ikut SKD CPNS 2018 di Kota Tasikmalaya yang Digelar Hari Ini, Jadwal Sesi Pertama Molor

Oleh karena itu pihaknya akan segera mengajukan proses adjudikasi mengenai sengketa yang dianggapnya belum selesai.

"Kami hargai keputusan Bawaslu Purwakarta, tapi kami akan lanjut sengketa ini ke adjudikasi. Yah setidaknya 12 hari kerja, kami pun persiapkan dulu bahannya selama tiga hari," kata Neng.

Sebab, dia menyayangkan kader terbaiknya itu bisa dilarang nyaleg hanya karena sebagai mantan napi narkoba.

Gaji ASN Pemkab Cirebon Bakal Terlambat Jika Kursi Bupati Terlalu Lama Kosong

Padahal, kadernya tersebut ingin berkarya dan menjadi penyambung aspirasi rakyat, khususnya rakyat Purwakarta.

"Jika terus ditolak maka PKB akan melakukan gugatan ke DKPP. Karena baru saat ini saja caleg yang sudah masuk DCT dicoret, ini baru pertama kali terjadi. Sehingga mudah-mudahan ada jalan yang terbaik," katanya.

Penulis: Haryanto
Editor: Yongky Yulius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved