SRC Bandung Selatan, Wadah Warung Tradisional Belajar Kembangkan Penjualan dan Omzet

SRC adalah sebuah program pembinaan terhadap ritel tradisional yang dinilai potensial dan terpilih sebagai mitra.

SRC Bandung Selatan, Wadah Warung Tradisional Belajar Kembangkan Penjualan dan Omzet
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Kegiatan SRC Bandung Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, CIWIDEY - Di tengah perubahan preferensi konsumen di masyarakat, bahkan hingga ke pelosok daerah, para pemilik warung tradisional harus berfikir keras bagaimana cara meningkatkan omzet yang berlipat demi memenuhi kebutuhan ekonomi, selain harus bersaing dengan ritel modern.

Di tengah persaingan pasar, sekitar empat tahun lalu, para pemilik usaha ritel tradisional ini membentuk kumpulan para pedagang ritel yang tergabung dalam SRC (Sampoerna Retail Community) Bandung Selatan, di bawah binaan PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna)

SRC adalah sebuah program pembinaan terhadap ritel tradisional yang dinilai potensial dan terpilih sebagai mitra.

Mereka digabungkan dalam suatu komunitas yang bertujuan untuk membina dan mengembangkan potensi bisnis yang dimiliki.

korban Penculikan Dipaksa Minum Air Selokan Hingga Jalan Kaki Lewat Jalur Tak Lazim

"Tujuan kita tidak lain adalah dapat bersaing secara sehat dan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman saat ini. Apalagi ada kenyataan bahwa ritel moderen semakin menjamur hingga kawasan penyangga kota/kabupaten," tutur Asep Yusuf, Ketua Paguyuban SRC Bandung Selatan di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu (13/10/2018).

Para anggota SRC ini mendapatkan pembinaan terkait manajemen pengelolaan toko, dimulai dari pelayanan, penataan barang, manajemen keuangan, hingga strategi pengembangan usaha demi meningkatkan omset toko.

"Kami melakukan pembenahan toko, pelayanan, penataan barang agar toko kami memiliki daya tarik bagi para konsumen, dan mereka nyaman belanja di toko kami. Bahkan untuk menarik hati pembeli kami juga mengadakan promosi dan undian berhadiah yang tentunya akan semakin menarik minat para pelanggan," tuturnya.

Mahasiswa ITB Kirim Bantuan ke Palu, Bagikan 7.500 Porsi Makanan dan 1.500 Paket Sembako

Sejauh ini sudah ada sekitar 500 pemilik ritel tradisional di wilayah Bandung Selatan yang menjadi anggota SRC. Mereka tersebar di sekitar perkotaan hingga ke pelosok kampung.

"Awalnya kami seolah berjuang sendiri-sendiri di tengah menjamurnya pasar modern. Sekarang kami bergerak bersama untuk bersaing secara sehat dengan pasar modern," katanya.

Dengan bergabung bersama, para pemilik warung ini, kini merasakan perkembangan yang signifikan, dengan naiknya omset toko. Mereka juga mulai mengembangkan usaha mereka dengan memperluas toko mereka agar lebih representatif.

"Tapi kami tidak menghilangkan identitas kami sebagai warung tradisional yang berkembang menjadi semi modern. Dengan kehadiran kami di setiap wilayah, perputaran uang masih terjadi di kalangan masyarakat kecil," katanya.

Dengan terbentuknya paguyuban ini para pedagang kecil ini bisa saling berbagi ilmu dan permasalahan yang dialami. Mereka juga bisa saling tukar informasi terkait harga jual barang di pasaran melalui grup komunikasi Paguyuban SRC.

Chinese Food dan Tempat Nyaman Juga Instagramable? Datang Saja ke Blockchain Kafe

"Kami juga melakukan kunjungan langsung ke setiap toko untuk mendengar keluhan para pedangang sebulan sekali. Kami juga menggelar pertemuan untuk sharing ilmu dan arisan untuk nambah-nambah modal usaha," tuturnya.

Para anggota juga merasakan kenaikan omset berkali lipat setelah mereka merubah mindset berdagang mereka ke warung semi modern. Dari awalnya hanya berpenghasilan Rp 1 juta hingga Rp 1,5 per hari setelah bergabung bisa mengalami peningkatan hingga 100 persen lebih mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per hari.

Anggota paguyuban SRC ini juga aktif berkegiatan sosial dengan membantu korban bencana alam. Baik bencana alam yang terjadi di Kabupaten Bandung maupun yang terjadi di luar daerah seperti di Palu Sulawesi Tengah.

"Setiap tahun kami menggelar undian berhadiah bagi pelanggan setia kami, sebagai ajang silaturahmi dengan sesama anggota dan pelanggan kami," pungkasnya. (*)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved