Hidupnya Suasana Masjid Nur Solihin di ICS Lombok

Selepas senja, kebiasaan itu menjadi pemandangan rutin di Masjid Nur Solihin, Kompleks Hunian Terpadu (Integrated Community Shelter/ICS) ACT

Hidupnya Suasana Masjid Nur Solihin di ICS Lombok
ISTIMEWA

TRIBUNJABAR.ID - Matahari belum sempurna tenggelam dalam horizon.

Azan Maghrib masih bergema dari pengeras suara masjid.

Masjid di Lombok 3
Masjid di Lombok 3 (ISTIMEWA)

Warga satu per satu mulai berdatangan, merapatkan diri dalam saf-saf bersama jemaah lainnya.

Selepas senja, kebiasaan itu menjadi pemandangan rutin di Masjid Nur Solihin, Kompleks Hunian Terpadu (Integrated Community Shelter/ICS) ACT di Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

Masjid di Lombok 2
Masjid di Lombok 2 (ISTIMEWA)

Masjid tidak lantas sepi setelah Salat Maghrib selesai.

Sebagian jemaah dewasa memang bergegas meninggalkan masjid, tetapi tidak bagi jemaah anak-anak.

Mereka tetap di tempat, menunggu waktu Isya dengan mengaji.

Masjid di Lombok 4
Masjid di Lombok 4 (ISTIMEWA)

Begitu pula Rifai dan tujuh orang lainnya yang mengabdikan diri sebagai guru mengaji.

"Sekarang setiap habis Maghrib ada pengajian anak-anak. Banyak sekali mereka, 150-an orang,” cerita Ahmad Rifai (46), Penanggung Jawab Pengelola Masjid Nur Solihin ICS Gondang, Selasa (16/10/2018).

Masjid di Lombok 5
Masjid di Lombok 5 (ISTIMEWA)

Bagi masyarakat Lombok, masjid menjadi bagian yang penting dari kehidupan mereka.

Begitu pula bagi warga terdampak gempa Lombok yang kini tinggal di ICS, termasuk Rifai.

“Masjid itu sangat sangat penting. Tempat silaturahmi warga. Pengumuman (disiarkan) di masjid. Ada kegiatan apa-apa dari warga, ya di masjid, bahkan kemarin posyandu di masjid,” ungkap Rifai.

Selengkapnya: https://act.id/news/detail/hidupnya-suasana-masjid-nur-solihin-di-ics-lombok

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved