30 Orang Penyuluh Agama Islam di Cianjur Dites Urine

Sebanyak 30 orang penyuluh agama Islam kecamatan di Kabupaten Cianjur dites urine oleh BNNK Cianjur, di Palace Hotel, Selasa (16/10/2018) malam.

30 Orang Penyuluh Agama Islam di Cianjur Dites Urine
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 30 orang penyuluh agama Islam kecamatan di Kabupaten Cianjur dites urine oleh BNNK Cianjur, di Palace Hotel, Selasa (16/10/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 30 orang penyuluh agama Islam kecamatan di Kabupaten Cianjur dites urine oleh BNNK Cianjur, di Palace Hotel, Selasa (16/10/2018) malam. Hasilnya semuanya dinyatakan negatif.

Kegiatan tes urine dilakukan dalam pengembangan kapasitas pencegahan penyalahgunaan narkoba di Instansi Pemerintah di Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut berdasar ataa surat perintah Kepala BNNK Cianjur Nomor : Sprin/418/ka/cm.01/X/2018/BNNK.CJR tanggal 12 Oktober 2018 tentang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba melalui Test Urine pada Kegiatan Pengembangan Kapasitas di Lingkungan Instansi Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyalahgunaan BNNK Cianjur, Iwang Giwangkara SH mengatakan, ia memberikan pemahaman kepada para penyuluh agama tentang permasalahan Narkoba dilihat dari Aspek Hukum UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ibu Guru dan Mantan Muridnya Digerebek di Rumah, Sang Murid Lompat Pagar tapi Bisa Diamankan

Kepala Seksi Rehabilitasi Herman Sugiatman SAP mengatakan, dirinya juga memberikan pemaparan tentang rehabilitasi secara umum dan Implementasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Cianjur.

Wakil Ketua MUI Kabupaten Cianjur H Ahmad Yani memaparkan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dilihat dari hukum Islam.

Kepala BNNK Cianjur AKBP Drs Basuki SH MH mengatakan, kegiatan dilakukan dengan harapan penyuluh agama Islam kecamatan menjadi lebih pro aktif menangani permasalahan narkoba terutama di lingkungan kecamatan masing-masing.

"Kami juga berharap merek lebih memahami bahaya Narkoba, sehingga dapat menyebarluaskan informasi yang akurat tentang bahaya narkoba di lingkungannya dengan melakukan penyuluhan," kata Basuki, Rabu (17/10/2018).

6 Artis Ini Punya Permintaan Unik Sebelum Manggung, Nomor 1 Harus Ada Grand Piano di Kamar Hotel

Basuki mengatakan acara juga diharapkan mempermudah akses komunikasi antara BNNK Cianjur dan penyuluh agama Islam kecamatan, untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba dalam forum formal maupun informal.

"Memberikan bekal bagi penyuluh agama Islam di kecamatan untuk melakukan sosialisasi dari sumber yang kompeten sebagai bahan untuk mengedukasi masyarakat untuk anti narkoba sehingga diharapkan resisten terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved