2 Bos PT SBL Dituntut Hanya Setahun Penjara, Pengacara Mereka Malah Terkejut, Mungkin karena . . .

Bos perusahaan perjalanan umrah, PT Solusi Balad Lumampah ( PT SBL), Aom Juang Wibowo dan Ery Ramdani dituntut pidana penjara 12 bulan

2 Bos PT SBL Dituntut Hanya Setahun Penjara, Pengacara Mereka Malah Terkejut, Mungkin karena . . .
Tribun jabar/ Mega Nugraha
Sidang pertama bos PT Solusi Balad Lumampah (SBL) Aom Juang Wibowo Sastra Ningrat dan Direktur Keuangan PT SBL, Ery Ramdani, di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata Bandung, Selasa (17/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bos perusahaan perjalanan umrah, PT Solusi Balad Lumampah ( PT SBL), Aom Juang Wibowo dan Ery Ramdani dituntut pidana penjara 12 bulan.

Aom Juang Wibowo dan Ery Ramdani didakwa bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur di Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan (PTPPU)  dengan ancaman pidana penjara 20 tahun.

Padahal, jaksa menyatakan keduanya bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur di Pasal 378 KUH Pidana dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Pak Aom terbukti di Pasal 378 KUH Pidana.  Untuk Pasal 3 TPPU atau pencucian uang juga terbukti, dari awal kami berusaha untuk buktikan di sidang bahwa pak Aom dan Ery membeli aset-aset yang ada dari usahanya yang lain  tetapi ternyata tidak bisa buktikan.  Sehingga kami tidak bisa menghindari asumsi jaksa bahwa aset-aset pak Aom didapat dari hasil operasional travel umrah, kasarnya uang jamaah.  Cuma tuntutan hukumannya satu tahun," ujar Ade Muhammad Burhan, anggota tim pengacara Aom dan Ery saat dihubungi via ponselnya, Minggu (14/10/2018).

Dapat Email atau SMS dari BKN Terkait Dokumen Pendaftaran CPNS 2018 Corrupt? Tenang, ini Solusinya

Link Live Streaming Indosiar Persipura Jayapura vs Persib Bandung, Bisa Saksikan Pakai Ponsel

Ia tidak tahu alasan jaksa menuntut Aom Juang Wibowo dengan tuntutan 12 bulan meski terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang di Pasal 3 UU PTPPU dan Pasal 378 KUH Pidana. 

Sebagai perbandingan, di kasus yang hampir mirip yakni kasus First Travel, ketiga terdakwa yakni Andika dan istrinya Annisa Hasibuan serta adiknya, Kiki Hasibuan terbukti melakukan tindak pidana TPPU dipidana 20 tahun penjara.

Ade menjelaskan kasus ini hanya dilaporkan satu orang ke Polda Jabar, yakni calon jemaah umrah yang sudah membayar Rp 80 juta namun gagal berangkat pada Desember 2017.

Lalu, berdasarkan laporan itu, setelah menggelar penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan Aom Juang Wibowo dan Ery Ramdani sebagai tersangka pada 25 Desember 2017.

Menurut Ade, penangkapan Aom dan Ery berpengaruh terhadap operasional perusahaan sehingga berimbas pada kegagalan keberangkatan jemaah umrah pada Januari, Februari dan Maret 2018.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help