Pemkot Tasikmalaya Akan Cari 25 Orang Terampil untuk Dikirim ke Jepang

"Kami akan sosialisasi dan seleksi kepada 25 orang yang akan dilatih, selama tiga bulan, kemudian seleksi pihak Jepang, yang lulus akan di seleksi lag

Pemkot Tasikmalaya Akan Cari 25 Orang Terampil untuk Dikirim ke Jepang
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Acara penyambutan atau penerimaan kunjungan pengusaha Jepang di hadiri Kadisnaketrans Kota Tasikmalaya (paling kiri), Sekda Kota Tasikmalaya (kiri), CEO atau Founder SGE Rudi Subiyanto (kanan dari Sekda), Direktur Okayama Institute of Languange (kanan dari Rudi Subiyanto), paling kanan translator 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tasikmalaya, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakerktrans) Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan Sentra Global Edukasi membuat program pelatihan dan penyerapan tenaga kerja terampil.

Kepala Disnakertrans Kota Tasikamalaya, Rahmat Mahmuda, mengatakan pihaknya akan menyosialisasikan dan menyeleksi 25 orang yang akan dilatih dan dididik selama tiga bulan.

"Kami akan sosialisasi dan seleksi kepada 25 orang yang akan dilatih, selama tiga bulan, kemudian seleksi pihak Jepang, yang lulus akan di seleksi lagi oleh pihak Jepang selama 1 tahun setengah, sekaligus sambil menunggu mereka bekerja part time," ujar Rahmat Mahmuda saat ditemui Tribun Jabar di Gedung Balaikota Tasikmalaya, Sabtu (13/10/2018).

Selanjutnya, Rahmat menjelaskan, secara mekanis dan teknis, penyeleksian dilakukan oleh Sentra Global Edukasi sebagai kontributor dalam bidang pelatihan dan penyerapan tenaga kerja terampil.

CEO dan Founder SGE,  Rudi Subiyanto, menjelaskan penyeleksian tersebut didasarkan pada mental yang kuat, jujur, komitmen yang tinggi.

Raih Medali Emas di Asian Para Games 2018, Atlet Ini Dapat Bonus Rp 1,5 dan Bisa Bangun Rumah

Kurangi Pengangguran, Ridwan Kamil Luncurkan Satu Desa Satu Perusahaan Bulan Depan

Bahkan, untuk memenuhi standar tersebut, calon tenaga kerja harus mengikuti beberapa tahapan seleksi ketat lainnya.

Di antaranya mengikuti pelatihan di Kota Tasikmalaya selama 3 bulan, pemantapan Bahasa Jepang di Jepang selama 1,5 tahun, sebelum ditempatkan sekaligus magang di beberapa perusahaan.

Rahmat menjelaskan kemungkinan pada Selasa (30/10/2018) pihaknya akan mulai sosialisasi pada alumni di beberapa jurusan.

Di antara bidang keahlian yang akan diserap tersebut bidang IT, keperawatan, perhotelan, dan bidang pariwisata.

Nantinya, sebanyak 25 orang akan dilatih dan dididik sampai memiliki standar sertifikasi N3 atau setara dengan pekerja orang jepang.

"Ini bukan penempatan kerja kasar tapi profesional," jelasnya.

Rahmat mengatakan bahwa saat ini kuota untuk program ini hanya dibatasi sampai 25 orang. Tetapi ke depannya, kata dia, program ini akan dikembangkan.

Tasikmalaya Oktober Festival Resmi Dibuka, Warga Padati Kawasan Jalan KH Zaenal Mustofa

Caleg Tidak Memenuhi Syarat Belum Dicoret KPU Purwakarta

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help