Kurangi Pengangguran, Ridwan Kamil Luncurkan 'Satu Desa Satu Perusahaan' Bulan Depan

"Kami tidak mau ada lagi pemuda desa jadi pengangguran, one village one company. Jangan pemuda desa malah ke kota, jawaban untuk persoalan pemuda saat

Kurangi Pengangguran, Ridwan Kamil Luncurkan 'Satu Desa Satu Perusahaan' Bulan Depan
Tribun Jabar/Isep Heri
Ridwan Kamil saat menjadi pembicara di Dialog Nasional Indonesia Maju di Rest Area Urug, Kota Tasikmalaya, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dalam 5 tahun kedepan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah menyiapkan sejumlah program yang segera direalisasikan.

Dikatakan Emil, bulan depan (November), Program Satu Desa Satu Perusahaan akan diluncurkan.

Program tersebut diluncurkan sebagai realisasi janji kampanye kepada warga Jabar saat masa pemilihan gubernur beberapa waktu lalu.

Program ini bakal menyerap tenaga kerja yang berada di masing-masing desa atau kelurahan.

"Kami tidak mau ada lagi pemuda desa jadi pengangguran, one village one company. Jangan pemuda desa malah ke kota, jawaban untuk persoalan pemuda saat ini adalah harus dibikin sibuk," kata Ridwan Kamil saat menjadi pembicara di Dialog Nasional Indonesia Maju di Rest Area Urug, Kota Tasikmalaya, Sabtu (13/10/2018).

Cari Tahu Nasib Jamal Khashoggi, Presiden Donald Trump akan Telepon Raja Salman

Berniat Ademkan Pemilu 2019, Deklarasi #2019tetapdamai Digelar

Dia menjelaskan, setiap desa didorong untuk mengembangkan produk unggulan masing-masing agar memiliki nilai jual.

Produk-produk yang dikembangkan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki desa masing-masing.

"Kalau desa itu produknya pertanian kita akan bantu, kalau ada produk kerajinan kita akan bantu. Akan ada lebih dari 2.000 perusahaan akan didirikan, supaya para pemuda kita enggak barengong," jelasnya.

Selain satu desa satu produk, program lain yang bakal segera diluncurkan adalah Kredit Mesra (Mesjid Sejahtera).

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help