Nunun Tjondro Lestarikan Tradisi Minum Jamu di Era Kekinian

"Saya ingin menjadi tuan rumah di negara ini. Indonesia memiliki sejarah soal jamu yang keren banget dan harus dilestarikan," ujar Nunun Tjondro

Nunun Tjondro Lestarikan Tradisi Minum Jamu di Era Kekinian
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Nun Tjondro, pemilik usaha Djamoe Spirit, saat ditemui di Padma Hotel, Jalan Rancabentang, Kota Bandung, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Masih ingat 'mbak-mbak' yang selalu menggendong jamu dengan peralatan yang cukup banyak dan tentunya berat?

Mereka biasanya berparas ayu dan menggunakan kebaya lengkap dengan kain samping.

Kini mbak-mbak jamu mulai hilang ditelan zaman. Tradisi minum jamu tiap hari pun berlahan-lahan menghilang dan mulai tergantikan dengan minuman kekinian yang lebih hits.

Minum jamu di 'zaman now' hanya dilakukan segelincir orang. Meski begitu, masih ada segelintir masyarakat yang berjuang untuk terus memperjuangkan resep tradisional dan membudi dayakan rempah asal Indonesia.

Nunun Tjondro (37), misalnya. Ia bahkan punya mimpi untuk membangkitkan semangat minum jamu pada anak-anak.

Apa itu Sesar Lembang yang Bikin Warga Bandung Harus Waspada?

KPAI Tolak Ada Kampanye Politik di Sekolah, Termasuk Pesantren, Mendagri Ralat Pernyataan

"Saya ingin menjadi tuan rumah di negara ini. Indonesia memiliki sejarah soal jamu yang keren banget dan harus dilestarikan," ujar Nunun Tjondro saat ditemui di acara Padma Hotel, Jalan Rancabentang No 56-58, Rabu (10/10/2018).

Wanita berparas ayu ini mengisi kegiatan cara meramu jamu kepada peserta di acara itu. Nunun Tjondro mengatakan ingin menanamkan cara pembuatan jamu kepada orang tua agar diteruskan kepada anak-anak mereka di rumah.

Nunun Tjondro berpenampilan layaknyai 'mbak-mbak' penjual jamu saat meramu jamu yang hasilnya bisa dicicipi oleh peserta acara.

Ditemui seusai mengisi kegiatan kegiatan, Nunun mengaku sejak kecil  sudah minum jamu buatan ibunya. Ketika tumbuh dewasa, ia membantu sang ibu untuk menjual jamu yang dipesan oleh tetangga mereka.

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help