Peduli Korban Gempa, 60 Gitaris Gelar Konser di Bentara Budaya Jakarta Malam Ini

Konser kemanusiaan ini pun turut diramaikan oleh musis-musisi legendaris, di antaranya adalah Ebiet G Ade, Ian Antono, dan Joppie Item.

Peduli Korban Gempa, 60 Gitaris Gelar Konser di Bentara Budaya Jakarta Malam Ini
KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN
Six Strings, yang terdiri dari lima gitaris, yaitu I Dewa Gede Budjana, Tohpati Ario Hutomo, Aria Baron Suprayogi, Ibrahim Imran atau Baim, dan Eross Candra, tampil di Musik Kamisan yang digelar di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016) pukul 19.30 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID - LEbih dari 60 gitaris, musisi, dan penyair lintas usiadan genre akan tampil di Bentara Budaya Jakarta hari ini, Kamis (11/10/2018).

Para musisi tersebut akan tampil dalam Konser Gitaris Indonesia Peduli Negeri: Musik dan Syair Solidaritas.

Para penampil tersebut tergerak untuk ikut berbuat sesuatu bagi korban bencana di Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.


Gitaris Dewa Budjana, Aria Baron, dan penyanyi Oppie Andaresta yang pertama-tama menjadi inisiator acara amal ini.

Hanya dalam waktu dua hari, mereka berhasil mengajak para musisi dan penyair untuk terlibat dalam konser Gitaris Indonesia Peduli Negeri: Musik dan Syair Solidaritas.

Dilansir dari Kompas.com, pekan lalu, saat ide membuat konser amal ini digulirkan ke Harian Kompasdan Bentara Bentara Budaya Jakarta (BBJ), puluhan gitaris dan musisi langsung menyatakan siap berpartisipasi.

Baron kemudian menggandeng Doni Hardono dari DSS Sound System dan Ria Martha dari Q+ Production. Diperkuat kehadiran Firman dari Indonesian Crew Band, mereka kemudian bahu-membahu menjadi penyelenggara acara.

“Kami masih tidak percaya konser untuk amal ini bisa berulang empat tahun sekali, seperti sudah diatur silaturahmi gitaris dan Harian Kompas bisa periodik terjadi empat tahun sekali (2010, 2014, dan 2018). Tentu kita tidak berharap bencana berulang menimpa bangsa ini. Tapi, ada baiknya para musisi selalu menunjukkan kepedulian kepada nasib rakyat,” kata Dewa Budjana, Rabu (10/10/2018) di Jakarta.

Amalan Istimewa Hari Jumat, Memperbanyak Doa, Sabda Rasul: Pasti Diberi Apa yang Diminta

Konser kemanusiaan ini pun turut diramaikan oleh musis-musisi legendaris, di antaranya adalah Ebiet G Ade, Ian Antono, dan Joppie Item.

Budjana menyebut, kehadiran para musisi legendaris tersebut akan jadi pelecut para pemusik muda untuk membuat kebaikan lebih banyak.

Selain para gitaris, akan terlibat juga para penyair senior seperti Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo. Keduanya akan dilengkapi penampilan sejumlah pembaca puisi, seperti Inaya Wahid, Saras Dewi, dan Maryam Supraba, putri bungsu penyair legendaris WS Rendra.

“Kami ada untuk mereka,” kata Inaya Wahid yang merupakan putri bungsu Presiden Abdurrahman Wahid.

Menurut Ketua Pelaksana konser Putu Fajar Arcana, di konser ini akan digelar pula lelang gitar, donasi puisi, serta workshop pembuatan tempe yang juga ditujukan untuk donasi.

Seluruh hasil lelang dan donasi tersebut akan disumbangkan kepada korban bencana di Sulteng dan Lombok, NTB. Hingga, Rabu (10/10/2018), Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas telah menerima sumbangan gempa Sulteng dari pembaca Kompassebesar Rp 8 miliar lebih.

Masih Belum Padam, Kebakaran Gunung Ciremai Kuningan Diperkirakan Capai 1000 Hektare

Kampung Jaramas Bandung Krisis Air Bersih, Ketua RW Pertanyakan Program yang Dijanjikan Pemerintah

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help