Gempa Donggala

Niswati Hanya Bisa Bengong di Depan Gundukan Rumahnya yang Hanya Terlihat Atapnya

Air matanya menetes sambil duduk selonjor di atas gundukan lumpur‎ di depan bangunan rumahnya. Ia cukup lama melamun.

Niswati Hanya Bisa Bengong di Depan Gundukan Rumahnya yang Hanya Terlihat Atapnya
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Niswati duduk meratapi rumahnya yang hanya tinggal terlihat dinding atas dan atapnya saja di kawasan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10/2018) 

Saat datang kembali ke wilayah Petobo, Niswati pun sempat kebingungan. 

Selain karena kondisi di sini sudah tak berbentuk karena kawasan ini amblas sedalam sekira 5 meter, ia juga bingung karena letak rumahnya sudah berpindah jauh.

Ia pun sempat beberapa waktu berkeliling kawasan itu yang sebagian sudah terendam lumpur.

Meski menyadari bangunan di sini sudah tak mungkin untuk dibangun kembali, ia mengaku datang kembali ke tempat ini memang untuk sekadar meratapi harta miliknya yang sudah 'ditelan' bumi.

"Saya datang tadi ke sana (letak rumahnya) sudah tidak ada apa-apa hanya lumpur semua. Kemudian saya mutar-mutar dan ternyata rumah saya ada di sini. Ini jauh sekali bergesernya lebih dari 200 meter," katanya.

‎Kini, Niswati tak tahu harus bagaimana ke depannya menjalani kehidupannya bersama keluarga.

Keluar dari Kota Palu dianggapnya tidak mungkin dilakukan karena ia memang asli berasal dari kota ini.

"Mau pindah ke mana? Saya ini orang sini. Keluarga saya memang tinggal di Petobo, jadi tak mungkin saya pindah ke kota lain," kata Niswati.(*)

Penulis: Elga Hikari Putra

Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Warga Petobo Ini Terus Meratapi Rumahnya yang Bergeser Ratusan Meter dan Tinggal Terlihat Atapnya

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved