Masih Belum Padam, Kebakaran Gunung Ciremai Kuningan Diperkirakan Capai 1000 Hektare

Hingga Kamis sore, api masih terlihat di dua titik, yakni di sebelah selatan Blok Panyusupan Batu Arca dan Blok Bintangot.

Masih Belum Padam, Kebakaran Gunung Ciremai Kuningan Diperkirakan Capai 1000 Hektare
Istimewa
Sejumlah petugas saat memantau kepulan asap di lokasi lahan terbakar di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan masih belum padam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan memperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai 1000 hektare.

"Itu total lahan di Gunung Ciremainya saja, belum ditambah kawasan Kebun Raya Kuningan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, melalui pesan singkatnya, Kamis (11/10/2018).


Ia memperkirakan, luas kawasan Kebun Raya Kuningan yang hangus terbakar mencapai 19 hektare.

Hingga Kamis sore, api masih terlihat di dua titik, yakni di sebelah selatan Blok Panyusupan Batu Arca dan Blok Bintangot.

Menurut Agus, lokasi tersebut merupakan batas hutan alam di Gunung Ciremai.

Puluhan petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat, BTNGC, Polhut Majalengka, Perhutani Kuningan, LSM Akar, PMI Kuningan, KRI Ciayumajakuning, Mapala STIKU serta masyarakat peduli api masih berupaya untuk memadamkan api.

"Kami membagi dua tim di lapangan untuk mencegah api meluas," ujar Agus Mauludin.

Ia mengatakan, tim pertama ditugaskan menyisir lahan yang sudah terbakar untuk pembersihan bara api yang tersisa.

Saat Bahasa Indonesia Pertama Kali Diucapkan di Sidang Parlemen Inggris, Richard Graham Jadi Sorotan

Sementara tim kedua bertugas melakukan pemadaman di wilayah Blok Panyusupan Batu Arca.

Diberitakan sebelumnya, kobaran api pertama kali terlihat pada Minggu (30/9/2018) siang.

Api diduga berasal dari Blok Erpah, Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya api menyebar hingga menghanguskan ratusan hektare lahan dan hutan di kawasan gunung tertinggi di Jawa Barat itu.

Kampung Jaramas Bandung Krisis Air Bersih, Ketua RW Pertanyakan Program yang Dijanjikan Pemerintah

1.820 Mahasiswa Unjani Jalani Wisuda, Ini Harapan Rektornya

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help