Lukisan Ekspresi Pancasila Indonesia untuk Korban Bencana Sulawesi

Tisna Sanjaya sengaja melukis di lokasi kegiatan yang bertajuk "Bandung untuk Palu dan Donggala" untuk memancing minat pengunjung.

Lukisan Ekspresi Pancasila Indonesia untuk Korban Bencana Sulawesi
Tribun Jabar/ Ery Chandra
Seniman Tisna Sanjaya saat berfoto bersama dengan peserta lainnya seusai kegiatan penggalangan dana Bandung untuk Palu dan Donggala, di GIM, Kota Bandung, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seniman Tisna Sanjaya melukis karyanya secara langsung disela acara untuk korban bencana gempa di Sulawesi Tengah.

Seluruh karya tersebut akan dilelang, dan hasilnya disumbangkan kepada korban bencana.

Tisna Sanjaya sengaja melukis di lokasi kegiatan yang bertajuk "Bandung untuk Palu dan Donggala" untuk memancing minat pengunjung agar lebih bisa berinteraksi dengan karya mereka.


Meski pelukis berasal dari Kota Bandung, hampir seluruh tema lukisan mengambil objek Sulawesi dan bencana alam.

Satu di antaranya lukisan karya Tisna Sanjaya. Lukisan ini menggambarkan situasi dan kondisi sekarang.

"Ekspresi saya tentang Indonesia, salah satunya ada tulisan pancasila. Ini secara khusus untuk saudara-saudara di Donggala dan Palu sana," ujar Tisna seusai kegiatan penggalangan dana, di GIM, Kota Bandung, Kamis (11/10/2018).

Tisna mengatakan, apapun latar belakang peserta yang hadir dalam kegiatan penggalangan dana semisal seniman, lintas komunitas di Bandung, pekerja media, dan bidang-bidang lainnya secara bersama-sama mesti memberikan dorongan spirit kepada korban bencana alam.

Gara-gara Jalannya Terhalang Truk yang Berhenti di Tengah Jalan, Dua Tetangga Saling Bacok

"Mudah-mudahan segera pulih. Kami berada di bandung mendoakan mereka. Mudah-mudahan dana sampai pada yang membutuhkannya dan semoga barokah," kata Tisna.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Tribunjabar.id hingga Kamis (11/10/2018) dini hari, uang yang terkumpul senilai Rp. 6.755.200 juta.

Ada pula barang-barang lainnya semisal pamper, pakaian, dan lainnya.

Musnahkan Burung Emprit yang Dianggap sebagai Hama, 45 Juta Orang Tewas Kelaparan

Penulis: Ery Chandra
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved