Kasus PLTU Riau-1, Politikus Golkar Ini Sebut Dirut PT PLN Bakal Kebagian Fee Paling Besar

"Memang tidak spesifik bilang kalau ada rezeki. Tapi kata beliau (Sofyan) karena Bu Eni yang fight di sini, harus dapat yang the best lah," kata Eni.

Kasus PLTU Riau-1, Politikus Golkar Ini Sebut Dirut PT PLN Bakal Kebagian Fee Paling Besar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (12/9/2018). Eni Maulani Saragih menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau- 

TRIBUNJABAR.ID - Politikus Golkar, Eni Maulani Saragih mengakui pembagian fee proyek pembangunan PLTU Riau-1 diketahui oleh Direktur Utama PT PLN Persero, Sofyan Basir.

Menurut Eni saat bersaksi untuk terdakwa pemegang saham Blackgold Natural Resources di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/10/2018), Sofyan seharusnya mendapat jatah paling besar.

"Waktu itu disampaikan kalau ada rezeki, ya sudah bagi bertiga. Saya bilang, Pak Sofyan yang bagiannya paling the best," kata Eni.

Menristekdikti Mohamad Nasir: Orang Indonesia Itu Gila Gelar

Menurut Eni, ia beberapa kali melakukan pertemuan dengan Sofyan Basir untuk membahas bagian fee.

Bahkan dalam pertemuan di Hotel Fairmont Jakarta akhir 2017, Sofyan pernah pula mengatakan bahwa Eni juga seharusnya mendapat bagian besar dari proyek PLTU Riau-1.


"Memang tidak spesifik bilang kalau ada rezeki. Tapi kata beliau (Sofyan) karena Bu Eni yang fight di sini, harus dapat yang the best lah," kata Eni.


Dalam kasus ini, Kotjo didakwa memberikan uang Rp 4,75 miliar kepada Eni Saragih dan Idrus Marham agar meloloskan proyek PLTU Riau-1 dengan nilai proyek 900 juta dollar AS.

Kotjo didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help