Fakta-fakta Mengejutkan Pesta Seks di Surabaya, Cara Pelaku Dapat Mangsa, hingga Tarif Layanan

Sejumlah fakta terkait pesta seks Surabaya terungkap. Mulai dari otak kejahatan asusila, tarif, hingga modus pelaku mendapat mangsa.

Fakta-fakta Mengejutkan Pesta Seks di Surabaya, Cara Pelaku Dapat Mangsa, hingga Tarif Layanan
Ilustrasi swinger 

2. Cara Eko Menggaet Mangsa

Mengutip dari Kompas.com, menurut polisi, tersangka Eko menerima tawaran melakukan pesta seks hingga ke luar kota.

Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Juda Nusa Putra mengatakan, tersangka mempromosikan layanan prostitusi di akun media sosial Twitter guna menjerat sesama perilaku seks menyimpang.

"Dalam akun Twitter itu bertuliskan 'Pasutri muda wf 22 thn hubby 29 thn swinger, soft party, & 3some yg bersih, wangi, dan no smoking area Surabaya// add pin bb 5BADD8EC atau DM'," tutur Juda saat membacakan akun milik Eko, Selasa (9/10/2018).

Saat ada yang merespons, Eko kemudian mengajak mangsanya berkomunikasi lewat direct message (DM).

Proses perkenalan pun dilakukan. Eko lantas memberikan penjelasan tentang kriteria pasangan yang bisa ikut pesta seks.

"Sebagai pasangan swing, tersangka meminta pasangan lain menunjukkan foto hot atau telanjang berdua dengan pasangannya, apabila cocok atau memenuhi syarat dilanjutkan bertukar nomor telepon lalu dilanjut WhatsApp," kata Juda.

3. Tarif

Masih melansir dari Kompas.com, Eko mengaku meminta uang dari setiap pasangan pasutri sebesar Rp 750 ribu.

Eko juga pernah meminta uang sebesar Rp 500 ribu dari mangsa berbeda.

Halaman
123
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved