Ancaman Kebakaran Mengintai Bangungan di Kota Bandung, Pengamat Sarankan Ini

Pasca kebakaran besar yang terjadi di Pasar Gedebage dan Pasar Sederhana, Kota Bandung, pengelola pasar dituntut menyediakan fasilitas antisipasi keba

Ancaman Kebakaran Mengintai Bangungan di Kota Bandung, Pengamat Sarankan Ini
Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
Api masih membakar kios kios pasar Gedebage hingga pukul 18.55 WIB, Senin (3/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pasca kebakaran besar yang terjadi di Pasar Gedebage dan Pasar Sederhana, Kota Bandung, pengelola pasar dituntut menyediakan fasilitas antisipasi kebakaran yang memadai.

Pemerintah juga dituntut menyosialisasikan penanganan kebakaran kepada masyarakat.

Pengamat Tata Kota, Deny Zaelani, mengatakan bahwa Pemkot Bandung harus memetakan daerah yang rawan kebakaran. Selain itu, Pemkot Bandung juga dituntut segera menawarkan solusi untuk masyarakat yang tinggal di kawasan padat penduduk.

"Perlu memeriksa bangunannya memiliki sertifikat layak fungsi. Dari pengalaman kemarin, perlu dicek bangunan-bangunan publik lainnya termasuk pasar, apakah punya kelengkapan pemadam kebakaran," ujar Deny, saat dihubungi Tribun Jabar, melalui ponselnya, di Kota Bandung, Kamis (11/10/2018).


Arema FC Dihukum Main Kandang Tanpa Penonton sampai Akhir Musim

3 Bulan Air PDAM Tak Ngalir, Warga Kampung Jamaras Jatihandap Bandung Andalkan Pompa Air Pabrik

Deny mengatakan, segala bentuk pencegahan dan penanggulangan terhadap peristiwa kebakaran harus terus disosialisasikan kepada warga.

"Untuk mitigasi minimal menyediakan APAR, pasir, air, dan karung. Yang penting tidak harus menunggu Damkar. Semua tersedia bisa ditangani sebelum Damkar datang," ujar Deny.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Ferdi Ligaswara, menuturkan pentingnya keberadaan APAR tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2012 juga mengaturnya.

Menurutnya, bangunan dengan luas di atas 100 meter persegi wajib memiliki APAR.

Sedangkan bangunan dengan luas di atas 500 meter persegi harus dilengkapi boks hydran, nozzle, standar kopling hidran, dan alat pendukung lainnya.

Bangunan yang memiliki lebih dari tiga tingkat, harus dilengkapi dengan springkle, detektor asap, detektor panas, hingga tandem air.

Menristekdikti Perbolehkan Ajuan Keluhan Terkait Tiga Calon Rektor Unpad, Asal Sesuai Prosedur

Gempa Palu dan Donggala, Masa Pencarian Korban Diperpanjang

Inul Daratista Ngaku Rhoma Irama Ogah Sepanggung dan Satu TV, dengan Ridho Rhoma Pun Dia Dipulangkan

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help