Kota Ini Sering Dicari Wisatawan Indonesia Lewat Google

"Top cities semisal Jakarta, Bandung Surabaya, Medan memang paling tinggi untuk penelusuran wisata, tetapi untuk secondary cities pencarian wisata per

Kota Ini Sering Dicari Wisatawan Indonesia Lewat Google
Tribun Jabar/Syarif Abdussalam
Pulau Kunti di Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu, Sukabumi. 

TRIBUNJABAR.ID - Masyarakat Indonesia gemar menelusuri rekomendasi seputar wisata di dunia maya.

Lewat data Google, Januari 2017 sampai Juli 2018 pertumbuhan penelusuran wisata tidak hanya dilakukan oleh penduduk di kota-kota besar.

"Top cities semisal Jakarta, Bandung Surabaya, Medan memang paling tinggi untuk penelusuran wisata, tetapi untuk secondary cities pencarian wisata pertumbuhannya naik drastis dari tahun lalu," kata Industry Manager Travel Google Indonesia, Zulfi Rahardian di acara Media Briefing Tren Digital Travelling 2018 di Kantor Google Indonesia, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Zulfi memaparkan, pertumbuhan penelusuran wisata di kota-kota besar hanya naik 18 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk kota-kota seperti Pekanbaru, Padang, Bandar Lampung, Pontianak, Balikpapan, Solo, Malang, Badung (Kuta) naik sampai 48 persen.

Hari Ini Kurs Rupiah Ditutup Menguat, Indeks Harga Saham Gabungan Juga Menguat

Timnas U-19 Indonesia Kalah 2-1 dari Arab Saudi, Gol Tunggal Indonesia Dicetak Saddil Ramdani

Penelusuran wisata di Google oleh orang Indonesia umumnya berdasarkan tiga kategori yaitu atraksi wisata, kuliner lokal, dan tempat belanja lokal.

Destinasi dalam negeri yang paling banyak dicari adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Badung (Kuta, Bali), Malang, Semarang, Bogor, Medan, dan Bandung Barat (Lembang).

Sementara, Labuan Bajo, Malang, dan Sumba memiliki peningkatan jumlah penelusuran yang signifikan dari Januari 2017-Juli 2018.

Destinasi luar negeri yang paling banyak dicari adalah Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Tokyo, Hongkong, Dubai, Seoul, Sydney, Paris, dan Melbourne.

Zulfi juga menambahkan angka pencarian terkait wisata yang konsisten dapat mencerminkan ketertarikan masyarakat Indonesia untuk tetap pelesiran meskipun nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat.(Kompas.com/Silvita Agmasari)

Diduga Tercemar Bahan Bakar, Sumber Air Warga Berubah Hitam dan Menyala saat Disulut Api

Psikiater Sampaikan Dugaan Ratna Sarumpaet Alami Gangguan Kejiwaan Hipomania: Gejalanya Asal Ngomong

Sambil Menangis, Indro Warkop Ceritakan Kenangan Bersama Istri: Dia Baik Sekali

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved