Lombok Diguncang Gempa

Ini yang Dilakukan ACT Saat Tangani Bencana Gempa di Lombok

Kepala Cabang Act Jawa Barat, Renno I. Mahmoeddin, saat ditemui Tribun Jabar di SMKN 9 Bandung, Selasa (9/10/2018), menjelaskan peran ACT dalam memban

Ini yang Dilakukan ACT Saat Tangani Bencana Gempa di Lombok
ISTIMEWA
Salah satu bangunan Ponpes Al Istiqamah yang rusak berat akibat gempa yang melanda Lombok, Minggu (5/8/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tak sekedar mengirim bantuan saja ke Lombok, relawan ACT (Aksi Cepat Tanggap) juga membantu memulihkan perekonomian di Lombok.

Kepala Cabang Act Jawa Barat, Renno I. Mahmoeddin, saat ditemui Tribun Jabar di SMKN 9 Bandung, Selasa (9/10/2018), menjelaskan peran ACT dalam membantu penanganan bencana gempa di Lombok.

ACT dan Tim Relawan yang berada di Lombok membangun ICS (Integrated Community Shelter) atau hunian sementara, dan dibuat layaknya seperti komunal komplek.

Sementara rumah para korban sedang dibangun, mereka tinggal di ICS.

Karena dibuat layaknya komunal komplek, kebutuhan di ICS pun lengkap, mulai dari masjid sementara, rumah ibadah sementara, MCK, hingga sekolah sementara.


Sering Mangkir Kerja, Pemecatan ASN Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Ini Diumumkan saat Apel

Para korban pun disediakan Act Humanity Store.

Disana terdapat kebutuhan dasar pengungsi. Pengungsi sudah dibekali kartu humanity store, sehingga mereka hanya memperlihatkan kartu keanggotaannya, kemudian diberikan satu paket sembako selama satu minggu.

Tak cukup sampai disitu, ACT juga rencananya akan membangun Rumah Wakaf. Rumah Wakaf dibangun dan nantinya akan dikelola oleh masyarakat sekitar.

Harapannya agar dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar. Ketika Warung Wakaf sudah tinggi keuntungannya, warung wakaf bisa dipakai untuk kebutuhan operasional.

Kebutuhan operasional itu mencakup masjid, tempat ibadah, serta menghidupi masyarakat yang ada di sekitar.

Dengan adanya Rumah Wakaf, maka perlahan-lahan ekonomi yang ada di Lombok kembali pulih.

"Sehingga perlahan-lahan, tentu ekonomi yang ada disana bergulir kembali pulih," ujar Renno I. Mahmoeddin.

Sering Mangkir Kerja, Pemecatan ASN Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Ini Diumumkan saat Apel

Ini Kata Fitriani dan Bunga, Dua Mojang Peserta Pemecahan Rekor Muri Berbusana Batik di Gedung Sate

Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved