FPI Dukung Polisi Keluarkan SP3, Tim Pembela Pancasila Yakin Kasus Habib Rizieq Penuhi 2 Alat Bukti

Polda Jabar pada Februari mengeluarkan SP3 kasus itu karena dinilai tidak cukup bukti. Padahal sebelumnya Rizieq Shihab sudah ditetapkan

FPI Dukung Polisi Keluarkan SP3, Tim Pembela Pancasila Yakin Kasus Habib Rizieq Penuhi 2 Alat Bukti
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Massa FPI berunjuk rasa di halaman PN Bandung, Senin (8/10/2018). Mereka mengenakan seragam putih-putih juga turut berorasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Front Pembela Islam (FPI) mendukung langkah Polda Jabar mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) terhadap dugaan penghinaan Pancasila oleh Habib Rizieq Shihab yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri.

Polda Jabar pada Februari mengeluarkan SP3 kasus itu karena dinilai tidak cukup bukti. Padahal sebelumnya Rizieq Shihab sudah ditetapkan tersangka terkait kasus tersebut.

Pelaporan Sukmawati dilakukan saat Polda Jabar masih dipimpin Irjen Pol Anton Carliyan.

"Kali ini kami dukung polisi.‎ Karena dalil dari kepolisian terkait SP3 itu tidak cukup bukti dan itu sudah benar, imam besar kami (Rizieq Shihab) juga sudah menerima SP3 tertulis dari polisi, sehingga kami punya kepentingan terkait hal itu," ujar tim kuasa hukum Rizieq Shihab, M Ichwan Tuankotta usai sidang di PN Bandung, Senin (8/10/2018).

Sidang Praperadilan SP3 Kasus Rizieq Shihab Didemo Massa FPI

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab hadir di sidang itu sebagai pihak termohon intervensi. Sedangkan tim kuasa hukum Sukmawati, Tim Pembela Pancasila juga hadir.

Namun, pihak termohon yakni Polda Jabar yang mengeluarkan SP3 tidak hadir sehingga sidang ditunda pekan depan.

Tim Pembela Pancasila mengajukan praperadilan SP3 karena menurut mereka, kasus itu sudah memenuhi dua alat bukti berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Pertama, rekaman ceramah Rizieq Shihab yang dianggap menghina Pancasila dan saksi ahli yang menyatakan bahwa Rizieq Shihab dianggap menghina Pancasila.

Dua Anak Pelaku Pengeroyokan Haringga Sirila Tiba di Kejari Bandung

‎"Itu dalil mereka, silahkan berargumen seperti apa tapi saat ini faktanya polisi sudah menyatakan kasus itu kurang alat bukti, kami hormati dan kami juga harus diakomodir di persidangan ini untuk memperkuat argumen polisi. Lagian apa yang disampaikan oleh imam besar kami ini merupakan tesis S2, karya ilmiah, sehingga tidak bisa dipidanakan," ujar Ichwan.

Pihaknya merasa berkepentingan untuk jadi termohon intervensi di sidang pra peradilan ini. Karena Rizieq Shihab sebagai pimpinan FPI.

Masjid Kapal Ngaliyan, Bahtera Penyelamat yang Terinspirasi dari Kisah Nabi Nuh

"Kemudian DPP FPI memberi amanah pada kami untuk memberikan bantuan hukum berikut masuk ke perkara ini," ujar M Ichwan.

Sementara itu, ‎di sela persidangan, massa FPI berunjuk rasa di halaman PN Bandung. Mereka mengenakan seragam putih-putih juga turut berorasi. Mereka juga hadir di ruang sidang, dan berteriak takbir saat hakim menunda sidang. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved