Persib Bandung

Mario Gomez Berpikir untuk Tinggalkan Persib Bandung Musim Depan: Sebetulnya Ingin Lama, tapi. . .

Kacaunya regulasi kompetisi Liga 1 membuat pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez tidak betah berlama-lama berada di Indonesia.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pelatih Persib Bandung Mario Gomez menunjukan kekecewaannya dalam pertandingan babak penyisihan Grup A Piala Presiden antara Persib Bandung melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (26/1/2018). Secara tragis tuan rumah Persib Bandung ditaklukan 10 pemain PSM Makassar 0-1. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kacaunya regulasi kompetisi Liga 1 membuat pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez tidak betah berlama-lama berada di Indonesia.

Ia pun berpikir akan pergi musim depan.

Sejak ditunjuk menjadi arsitek Maung Bandung, Mario Gomez selalu dihadapkan dengan rentetan sanksi untuk timnya dari Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI).

Mulai dari sanksi larangan bermain bagi pemain hingga harus menjalani partai usiran.

"Kami ingin tetap menjadi juara, tapi saya tidak tahu musim depan masih di sini atau tidak. Karena tidak ada yang membantu kami," ujar Mario Gomez, saat ditemui seusai menjalani latihan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin.

Melihat animo dan fanatisme suporter sepakbola di Indonesia khususnya Bobotoh, sebenarnya membuat Mario Gomez betah dan ingin berada di Indonesia selama lima musim.

"Untuk pemain saya dan untuk para Bobotoh saya ingin berada disini untuk lima tahun, saya ingin ada untuk Persib lima tahun. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya tidak suka. Bobotoh harus tahu saya ingin berada di sini untuk waktu yang lama," katanya.

Menurut Mario Gomez, jika kondisinya terus seperti ini atau bahkan lebih buruk, maka pilihan satu-satunya adalah pergi dan mencari negara lain untuk meneruskan karir kepelatihannya.

"Saya tidak suka, saya tidak suka kondisi di sini. Di sini tidak bersih. Kami seolah menghadapi semua orang dan itu poinnya," ucapnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved