IAPE 2018 Hadirkan Mesin Cetak dan Industri Pakaian Berteknologi Terkini

Di IAPE Bandung, puluhan peserta pameran menggelar aneka mesin dan hasil produksi pakaian terbaru mereka kepada ribuan pengunjung yang terus memadati

IAPE 2018 Hadirkan Mesin Cetak dan Industri Pakaian Berteknologi Terkini
TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA
Pengunjung menyaksikan cara kerja mesin pres pada Indonesia Apparel Production Expo 2018 di Bandung Convention Center (BCC), Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (4/10/2018).Pameran mesin dan industri produksi pakaian ini akan berlangsung hingga 7 Oktober 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

BANDUNG, TRIBUN - Kota Bandung kembali menjadi salah satu kota tempat penyelenggaraan pameran mesin dan industri produksi pakaian yaitu Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2018. Pameran IAPE yang digelar oleh PT Moremedia Kreasi Indonesia di Kota Bandung diselenggarakan empat hari pada 4 hingga 7 Oktober. Di IAPE Bandung, puluhan peserta pameran menggelar aneka mesin dan hasil produksi pakaian terbaru mereka kepada ribuan pengunjung yang terus memadati booth-booth peserta setiap harinya.

Menurut perwakilan penyelenggara dari PT Moremedia Kreasi Indonesia, Bryan Arsaha, pameran mesin dan industri produksi pakaian yang digelar secara beruntun di beberapa kota Indonesia tahun ini menyajikan rantai bisnis di bidang produksi pakaian secara komprehensif mulai dari teknologi desain, bahan kain, proses produksi hinga unsur-unsur yang mendukung bisnis prooduksi pakaian seperti suplayer, penyedia mesin bordir, mesin jahit, label hingga digital printing tekstil.

"Tidak berhenti di situ, bahkan hingga menghadirkan komunitas sablon dari sejumlah daerah di Indonesia," kata Bryan di sela IAPE 2018 Bandung, Minggu (7/10).

Bryan menyebutkan bahwa Kota Bandung menjadi kota terakhir penyelenggaraan IAPE 2018 setelah sebelumnya digelar secara maraton di beberapa kota sebelumnya yaitu Solo, Surabaya, Bali, Makassar dan Yogyakarta. Di Bandung sendiri, kata Bryan, pameran ini menjadi pameran kelima yang digelar secara berturut-turut sejak 2014.

Ditanya perbedaaan penyelanggaraan IAPE 2018 dibanding penyelenggaraan yang sama tahun-tahun sebelumnya, Bryan menyebutkan bahwa IAPE 2018 menampilkan komposisi yang lebih lengkap dari berbagai komposisi, mulai dari komposisi teknologi yang dihadirkan, komposisi peserta hingga pengunjung itu sendiri. Dari segi komposisi teknologi mesin dan produksi pakaian yang dihadirkan, menurut Brya, terdapat banyak pembaharuan teknologi (update) dibanding tahun lalu.

"Misal salah satunya, teknologi mesin yang ditampilkan merupakan mesin yang ter-update. Tahun lalu mungkin teknologi mesin printing yang langsung ke kain itu masih terbatas, namun sekarang sudah banyak pilihan yang dihadirkan," ujarnya.

Dari segi peserta, kata Bryan, jumlah peserta selalu meningkat dari tahun ke tahun. IAPE 2018, kata Bryan, perusahaan yang terlibat jumlahnya lebih banyak termasuk hadirnya sejumlah perusahaan label serta ditambah hadirnya komunitas sablon berbagai daerah. Peserta yang ditampilkan, kata dia, merupakan hasil pilihan penyelenggara secara selektif sementara masih banyak lainnya yang masuk sebagai waiting list peserta.

"Hadirnya komunitas sablon dari berbagai daerah menjadi hal yang menarik sehingga kami memberikan space khusus agar mereka bisa melakukan gathering. Komunitas sablon yang hadir diantaranya hadir dari Samarinda, Jatim dan Sukabumi," ujarnya.

Sementara dari segi pengunjung, menurut Bryan, peserta yang hadir lebih banyak dan bervariasi yang tidak hanya didominasi oleh peserta dalam kota, namun juga luar kota bahkan berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Banyaknya pengunjung yang lebih bervariasi ini sangat berkaitan dengan target yang dicapai oleh penyelenggara.

"Selama empat hari penyelenggaraan di Bandung, kami menargetkan sebanyak delapan hingga sepuluh ribu pengunjung. Nampaknya jumlah itu sudah hampir memenuhi target mengingat undangan yang kami sebar memang sangat segmented dan tertarget, mengingat pameran ini juga menrupakan pameran yang segmented yang jelas sasarannya," ujarnya. (adv/kemal setia permana)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved