Prioritaskan Pengembangan Digital Talent dan Inovasi, Telkom: Saatnya Indonesia Jadi Pemain Digital

Ia menyebut kebutuhan digital talent tercermin dari survei McKinsey pada perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia pada 2017.

Prioritaskan Pengembangan Digital Talent dan Inovasi, Telkom: Saatnya Indonesia Jadi Pemain Digital
Istimewa
Managing Director Indigo Creative Nation, Ery Punta Hendraswara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG– Demi mempercepat pembangunan dan kesejahteraan Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menginisiasi dan terus memprioritaskan program pengembangan talenta dan ekosistem digital.

Hal in untuk memenuhi kebutuhan talent dan inovasi digital di Indonesia yang saat ini masih belum mencukupi.

Deputy Executive General Manager Divisi Digital Service Telkom sekaligus Managing Director Indigo Creative Nation, Ery Punta Hendraswara, mengatakan Indonesia masih kekurangan digital talent.

Padahal, ucapnya, digital talent menjadi faktor penting dalam pengembangan digital di samping infrastructure, regulation, dan user.

"Indonesia sudah saatnya menjadi pemain digital, bukan hanya jadi konsumen," katanya pada event Forbes Indonesia Digital Conference dalam rilis yang diterima Tribun, Sabtu (6/10/2018).

Suporter Arema FC Masuk Lapangan dan Tantang Kiper Persebaya Surabaya

Dorce Mengaku Terkejut Ratna Sarumpaet Umbar Berita Hoaks: Saya Sebenarnya Mengagumi Dia

Ia menyebut kebutuhan digital talent tercermin dari survei McKinsey pada perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia pada 2017.

Survey itu menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi teknologi digital pada sumber daya manusia. Di sektor perbankan, 62% responden menjawab belum puas dengan kompetensi teknologi digital pegawainya.

“Artinya hanya 39% yang merasa kompetensi digital pegawainya sudah sesuai kebutuhan perusahaan. Di Telkom, kami tak hanya mencari digital talent Indonesia yang punya kompetensi tapi juga mempraktikkan budaya digital atau penggunaan teknologi dan internet dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ery.

Berdasarkan survei tersebut, perkembangan startup (usaha rintisan) di Indonesia juga masih kalah dibandingkan dengan negara lain, seperti Amerika Serikat dan Singapura.

Halaman
123
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help