Seni Bandung #2 Respons Ruang Urban

Lebih dari 2363 seniman dari 45 kelompok kesenian akan tampil di 11 titik dan berasal dari 5 bidang seni pada gelaran Seni Bandung #2.

Seni Bandung #2  Respons Ruang Urban
istimewa
Kolektif Aksentral melakukan sejumlah sentuhan di beberapa tembok terminal. Mereka melakukan dua metode mural: Pertama adalah yang konvensional dengan menghasilkan artefak tekstual dan kedua adalah bentuk kombinasi antara seni performans dan video yang efemeral. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lebih dari 2363 seniman dari 45 kelompok kesenian akan tampil di 11 titik dan berasal dari 5 bidang seni pada gelaran Seni Bandung #2.

Seni Bandung adalah festival tahunan Kota Bandung yang menransformasikan ruang-ruang kota menjadi panggung kesenian.

Di Seni Bandung #2, selama 16 hari, sebelas titik di Kota Bandung akan secara kolaboratif menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan lima bidang seni yaitu sastra, teater, seni rupa, tari, dan musik.

Seni Bandung #2 mengambil tema 'Respons. Ruang. Urban.' yang menantang para seniman untuk membuat karya yang tidak hanya estetis, tapi juga mampu mengajak warga Kota Bandung bersama menyadari serta memecahkan kompleksitas persoalan urban.

Seni Bandung #2 akan dilaksanakan di sejumlah titik 'Panggung Satelit', di antaranya:
Terminal Leuwipanjang, Taman Budaya Jawa Barat, Butterfield Kitchen, Kebun Seni Taman sari, IFI - Bandung, Spasial, Celah Celah Langit, Ruang Putih, Cikapundung Riverspot dan lain-lain.

Gunung Soputan di Sulawesi Utara Kembali Erupsi, Masyarakat Diimbau Kenakan Masker

Untuk susunan dan pengisi acara bisa dilihat di instagram @senibandung.

Seni Bandung #2 dimulai di Terminal Leuwipanjang pada 3 Oktober 2018 dengan tema "Terminal Kata".

Seluruh kegiatan berlangsung paralel dimulai pukul 14.30. WIB hingga pukul 20.00. WIB.

Di panggung, aksi gelaran musik dari Rumah Musik Harry Roesli (RMHR) menampilkan para pemusik jalanan.

RMHR telah sejak lama menunjukkan bagaimana seni dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengatasi persoalan kota.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved