Gempa Donggala

Relawan ACT-MRI Jabar Berangkat Menuju Palu

Tim MRI–ACT Jabar yang diberangkatkan mempunyai spesifikasi keahlian rescue, medis, komunikasi, dan manajemen logistik

Relawan ACT-MRI Jabar Berangkat Menuju Palu
Istimewa
Tim Relawan ACT-MRI Jabar berangkat Menuju Palu 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG– Kabar duka dari Palu memanggil semua untuk bergerak. Memulihkan Palu hingga Donggala butuh tenaga ekstra dari ribuan bahkan puluhan ribu relawan.

Panggilan kemanusiaan itu pun dijawab oleh sejumlah relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)–Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat (Jabar).

Dari Kota Bandung, Rabu (3/10/2018) MRI–ACT Jabar memberangkatkan satu tim ke Kota Palu untuk bergabung dengan Tim MRI dari seluruh wilayah Indonesia.

Tim ini terdiri dari lima relawan terbaik. Tim MRI–ACT Jabar yang diberangkatkan mempunyai spesifikasi keahlian rescue, medis, komunikasi, dan manajemen logistik.

Sejak selasa (2/10/2018) kemarin, sehari sebelum keberangkatan, sejumlah relawan MRI–ACT Jabar melakukan briefing di kantor ACT Jabar.

Diskusi akhir dilakukan untuk membahas rute keberangkatan tim. Pasalnya, akses darat menuju Kota Palu masih cukup sulit untuk ditempuh. Belum lagi dengan masalah komunikasi yang terbatas.

Umuh Muchtar Sebut Sanksi untuk Persib Bandung Rekayasa guna Menghancurkan Persib

100 Seniman Akan Tampil di Konser untuk Korban Gempa Donggala dan Palu, Raisa Hingga Elek Yo Band

Keputusan akhir, Tim MRI–ACT Jabar akan bertolak menuju Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan Makassar.

Setiba di Makassar Tim MRI-ACT Jabar akan bergabung terlebih dahulu dengan sejumlah relawan MRI dari daerah lain, untuk kemudian diangkut menggunakan pilihan transportasi udara yang paling memungkinkan.

"Pemberangkatan relawan dari Jabar ini masih tahap pertama, tim kami yang berangkat ini selain untuk bergabung dengan tim yang sudah ada di sana, juga untuk mencari informasi jalur yang memungkinkan untuk dilalui,” ujar Renno Mahmoeddin Kepala Cabang, ACT Jabar.

Prediksi Napoli Vs Liverpool di Liga Champions, Kamis Dini Hari Nanti

Hingga Rabu (3/10/2018), Tim Emergency Response ACT yang berada di lokasi gempa Palu menghimpun data, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 1.407 jiwa.

Sementara itu, evakuasi jenazah korban tsunami dan gempa masih terus dilakukan. Artinya jumlah korban meninggal dunia masih akan terus bertambah seiring dengan proses evakuasi dan identifikasi yang masih dilakukan.

“Kami membuka lebar kesempatan untuk segenap warga, instansi, lembaga, komunitas, dan media di seluruh wilayah Jawa Barat untuk membuka kantong posko penampungan donasi. Baik yang sifatnya logistik maupun donasi tunai untuk kami kirimkan dan salurkan segera menuju Kota Palu,” kata Renno di Kantor ACT Jabar Jlalan Gitar No. 21, Kota Bandung.  (adv)

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved