Gempa Sulteng dan Lombok Disebut Zilzal, Peringatan Kiamat, Begini Penjelasannya

Dalam definisi yang umum diketahui umat Islam, dua kategori kiamat tersebut yaitu kiamat Sugro (kecil) dan kiamat Kubro (besar).

Gempa Sulteng dan Lombok Disebut Zilzal, Peringatan Kiamat, Begini Penjelasannya
Science Photo Library
Ilustrasi kepunahan massal 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam kepercayaan umat Islam, kiamat menjadi satu hal yang pasti akan terjadi dalam kehidupan seluruh makhluk di alam semesta ini.

Termasuk beberapa di antaranya seperti yang telah dan sedang terjadi, gempa yang menimpa di Sulawesi Selatan dan sebelumnya juga di Lombok.

Ucup Fathudin Almaarif (36), Pelaksana Bimas Islam Kemenag Kota Bandung, menjelaskan ada dua kategori peringatan datangnya kiamat.

KH Maruf Amin Disambut Ribuan Santri di Purwakarta, Doa Bersama untuk Korban Gempa di Sulteng

Dalam definisi yang umum diketahui umat Islam, dua kategori kiamat tersebut yaitu kiamat Sugro (kecil) dan kiamat Kubro (besar).

Kiamat Sugro adalah semua ihwal bencana yang dialami oleh semua manusia.


"Semua bencana yang dialami oleh manusia, hal-hal yang makruh artinya hal-hal yang tidak disukai itu kiamat, dalam kategori kiamat sugro," ujar Ucup Fathudin Almaarif, saat ditemui Tribun Jabar di Kantor Kemenag Kota Bandung, Senin (1/10/2018).

Adapun kiamat Kubro adalah berakhirnya seluruh kehidupan yang mau tidak mau itu pasti terjadi.

Menurut Ucup, satu di antara tanda yang disampaikan Rasulullah dalam hadis diriwayatkan HR. Muslim dijelaskan, tidak akan terjadi kiamat besar sampai bumi itu dimana-mana terjadi "Zilzal".

Halaman
12
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved