Jenis Pelanggaran Ini Kerap Dilakukan Pengendara Saat Melintas Rel KA, Anda Pernah Lakukan Ini?

"Hingga saat ini ada-ada saja banyak pelanggar yang masih membandel ketika dihimbau untuk tidak menerobos dan melawan arus. Padahal imbaun tersebut be

Jenis Pelanggaran Ini Kerap Dilakukan Pengendara Saat Melintas Rel KA, Anda Pernah Lakukan Ini?
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Beberapa anggota Komunitas Edan Sepur Bandung tampak sibuk mengatur arus lalu lintas di jalur kereta di Cikupadapateuh, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (1/10/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelanggaran yang dilakukan pengendara di perlintasan kereta api sudah dianggap hal lumrah oleh masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor atau pengguna mobil.

Hal ini tentunya sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kecelakaan serius, bahkan kematian. Jika masyarakat nekat menerobos perlintasan saat kereta api meluncur deras.

Public Relation of Indonesian Edan Sepur Community, Abdullah Putra Gandhara, menuturkan bahwa sepanjang Komunitas Edan Sepur membantu penertiban di jalur perlintasan kereta api, ada sejumlah pelanggaran yang kerap dilakukan pengendara di Bandung.

Di antaranya adalah kendaraan roda dua yang menerobos palang, sejumlah kendaraan yang melawan arus, memutar balik kendaraannya, berhenti atau parkir sembarangan, berboncengan tiga orang dalam satu motor, hingga ada yang tidak menggunakan helm.

"Hingga saat ini ada-ada saja banyak pelanggar yang masih membandel ketika dihimbau untuk tidak menerobos dan melawan arus. Padahal imbaun tersebut berguna bagi keselamatan mereka," ujar Abdullah kepada Tribun Jabar, saat ditemui di Stasiun Cikupadapateuh, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (1/10/2018) siang.


Lawang Sanga di Cirebon, Dulu Jadi Pintu Masuk Pengiriman Upeti dan Kantor Syahbandar

Juventus Bakal Halangi Keinginan Manchester united Rekrut Zinedine Zidane

Abdullah mengaku, beberapa anggota komunitasnya pun pernah dibentak dan dicela kata-kata kasar oleh sejumlah pengendara.

"Dulu kami pernah memberikan imbauan kepada seorang pengendara motor yang mengaku oknum tertentu, bukannya mendengarkan justru beliau marah-marah dan menganggap imbauan kami ini menghambat perjalanannya. Bagaimana pun juga hal tersebut perlu ditindak tegas agar memikirkan keselamatannya demi keluarga di rumah," jelas Abdullah.

Abdullah menambahkan, agar tidak tejadi hal yang tidak diinginkan, seharusnya pengendara sepeda motor dan mobil patut berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, dan palang pintu kereta sudah ditutup, atau ada isyarat lainnya.

"Sebaiknya kami harus mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu yang melintasi rel," kata Abdullah.

Dalam melakukan penertiban, Komunitas Edan Spur Bandung juga dibantu oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung, Dikyasa Polrestabes Bandung, serta komunitas lainnya semisal Pedalhood dan Railfans Bandung.

"Untuk sasaran tempat kegiatan kami, dilakukan di perlintasan kereta yang memiliki lintasan dua arah, seperti Cimindi, Andir, Cikudapateuh, Laswi, dan Kiaracondong," ujar Abdullah.

Foto-foto Mobil Marco Simic yang Ringsek Akibat Tabrak Kendaraan Polisi, Mengapa Bisa Terjadi?

Garuda Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Palu

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved