Selain Kartu Nikah Elektronik, Kemenag Juga Kembangkan Website Simkah

Kementerian Agama RI kini tengah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah), serta ketentuan tentang perjanjian perkawinan.

Selain Kartu Nikah Elektronik, Kemenag Juga Kembangkan Website Simkah
Kolase Tribun Jabar
ilustrasi Pernikahan 

Laporan Wartawam Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kementerian Agama RI kini tengah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah), serta ketentuan tentang perjanjian perkawinan.

Menurut Penyusun Bahan Pembinaan Kemitraan Kemenag Kota Bandung, Asep Burhanudin,  aplikasi tersebut hadir berbasis web.

"Aplikasi ini jug masih tahap review, Kemenag Kota Bandung, tinggal menunggu peluit dari Pusat," ujar Asep Burhanudin (41), Penyusun Bahan Pembinaan Kemitraan Kemenag Kota Bandung, saat ditemui Tribun Jabar di Kantor Kemenag Kota Bandung Jalan Soekarno Hatta No 498 Batununggal Bandung, Senin (1/10/2018).

Dua Hari Sebelum Gempa Dahsyat Menerjang Palu, Napi Teroris di Lapas Palu Sudah Dipindah

Sama halnya dengan peluncuran kartu nikah elektronik, menurut Asep aplikasi tersebut pun masih tahap pengembangan dan perbaikan, karena terdapat beberapa fitur yang perlu ada perbaikan.

Asep menjelaskan aplikasi Simkah tersebut memiliki fitur dan fungsi, di antaranya pertama, dari sisi securty atau keamanan, Simkah berbasis barcode.

Sistem barcode tersebut diterapkan untuk meminimalisir pemalsuan data dan munculnya buku nikah palsu.

Gomez Beri Komentar Begini Tentang Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar yang Masuk Timnas

"Barcode ini diharapkan agar meminimalisir munculnya buku nikah palsu," ujarnya

Kedua, melalui aplikasi web Simkah, laporan data-data nikah terhimpun dan dapat dilihat secara realtime.

Asep mengatakan dengan begitu Simkah juga dapat memetakan dan memonitori pelaksanaan nikah secara nasional.

Ketiga, sebagaimana fitur website pada umumnya juga disediakan kolom costumer service atau kolom komentar sebagai media bertanya kepada User.

Asep menjelaskan nantinya antar user dapat berkomunikasi, semisal bertanya validasi buku nikah apakah sudah tercatat atau belum.

Keempat, adapun fungsi dari pada aplikasi Simkah ini juga untuk mempermudah masyarakat menghimpun dan menyimpan data, serta mendaftar online untuk membooking waktu pelaksanaan nikah.

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved