Menjajal Puluhan Board Game Indonesia di Popcon Asia 2018

Masyarakat Indonesia tentunya sudah akrab dengan permainan papan atau board game semisal Monopoly, Ular Tangga, Catur, dan sejenisnya.

Menjajal Puluhan Board Game Indonesia di Popcon Asia 2018
Istimewa
Suasana di area boargame di Popcon Asia 2017, sejumlah peserta tengah bermain boardgame. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masyarakat Indonesia tentunya sudah akrab dengan permainan papan atau board game semisal Monopoly, Ular Tangga, Catur, dan sejenisnya.

Seiring berjalannya waktu, peminat board game di Indonesia meningkat di tengah perkembangan teknologi. Jumlah board game ciptaan penerbit/studio dari tanah air pun mulai bermunculan.

Berdasarkan rilis yang didapat Tribun Jabar (20/9/2018), Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) dalam agenda Musyawarah Nasional bulan April 2018, diperkirakan akhir tahun 2018 ini sudah ada 20 studio/penerbit board game lokal yang berkreasi dan merilis produk board game dan card game di Indonesia.

Ketua Umum APIBG, Andre Dubari, mengatakan, saat ini lebih dari 40 judul board game lokal telah membanjiri pasar board game di Indonesia sejak industrinya mulai menggeliat di 2014.

Berdiri tahun 2017 di kota Solo, APIBGI berharap dapat mengakselerasi tumbuh kembangnya industri board game Indonesia untuk tidak hanya dapat bersaing secara global, namun juga menjadi bagian dari kultur bermain masyarakat Indonesia.

Angel Lelga Izinkan Vicky Prasetyo Menggugat Cerai: Pernikahan Saya Bukan Settingan

Al Ghazali Ternyata Punya Penyakit Turunan Dari Ahmad Dhani

Demikian, pada kesempatan kali ini, APIBGI bekerjasama dengan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) menghadirkan Archipelageek, area panggung untuk bermain board game Indonesia selama dua hari.

Akhir Agustus kemarin, APIBGI dan BEKRAF baru saja selesai menjaring para penerbit/studio board game untuk membawa karya mereka mewakili Indonesia mengikuti Essen SPIEL 2018, pameran board game paling bergengsi di Jerman, pada bulan Oktober mendatang.

"Sebelum diberangkatkan ke Jerman, 24 judul board game yang telah diseleksi oleh BEKRAF akan dipamerkan di ajang Popcon Asia 2018 terlebih dahulu," jelas Ketua Umum APIBGI, Andre Dubari.

Menurutnya, setiap tahun Popcon Asia selalu memberikan tempat untuk tumbuh kembang industri board game Indonesia. Tahun ini, area board game di Popcon Asia yang sebelumnya disebut Tabletopia disulap menjadi Archipelageek karena menggandeng program Bekraf.

"Area Archipelageek tersedia di sana sebagai panggung untuk memamerkan sekaligus tempat memainkan board game-board game karya anak bangsa," ujar satu di antara anggota APIBGI, Isa, sekaligus perancang boardgame The Festivals, saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan smartphone, Jumat (21/9/2018).

Popcon Asia 2018 akan diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD pada (22-23/9/2018). Pada gelarannya tahun ini, pertama kalinya Popcon Asia memasukkan board game ke dalam kategori game untuk Popcon Awards.

Penghargaan Boardgame of the Year (permainan papan terbaik) menanti para kreator board game lokal lewat karyanya untuk diperebutkan.

APIBGI dan Bekraf optimis, industri board game Indonesia akan makin besar dan dikenal berkat adanya Popcon Asia.

Kasus Penipuan Rumah Murah di Sindanglaya, Sudah Bayar Lunas tapi Tanah Belum Ada

Sejumlah Wilayah Jawa Barat Akan Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved