Truk Kontainer yang Sering Bikin Macet di Tengah Tani, Cirebon Ditertibkan Dishub

Jumlah perusahaan yang ada di sana sekitar 23 dan rata-rata menggunakan kontainer sebagai transportasi angkutannya.

Truk Kontainer yang Sering Bikin Macet di Tengah Tani, Cirebon Ditertibkan Dishub
siti masithoh/tribun jabar
Dishub Kabupaten Cirebon menertibkan kontainer yang diklaim sebabkan kemacetan di Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Kamis (20/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Truk kontainer yang kerap menyebabkan kemacetan dan kecelakaan di empat desa di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, ditertibkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Kamis (20/9/2018).

Truk kontainer tersebut juga kerap dikeluhkan karena mengganggu aktivitas warga.

Jalan yang sempit, hanya sekitar lima meter turut membuat warga was-was karena sudah sering menyenggol pedagang.

"Sejak tahun 1986 sudah banyak kontainer yang masuk di sini. Sejauh ini belum ada musyawarah antara warga dengan pengusaha, mereka acuh tak acuh saja. CSR juga belum ada tiap tahun," kata seorang mandor, Robidin, saat berada di Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Kamis (20/9/2018).

Jumlah perusahaan yang ada di sana sekitar 23 dan rata-rata menggunakan kontainer sebagai transportasi.

Adanya keluhan tersebut ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon dan kepolisian.

"Hasil dari lapangan sendiri mungkin informasinya sudah bocor, sehingga di lapangan tidak ditemukan kendaraan yang lewat," kata Kabid Keselamatan Jalan Dishub Kabupaten Cirebon, Sunarto.

Dishub sendiri akan mengundang para pengusaha dan pihak masyarakat yang ada di empat desa tersebut yaitu Desa Kedungjaya, Desa Dawuan, Desa Astapada, dan Desa Gesik.

"Rapat itu menyikapi aduan masyarakat yang keberatan adanya kontainer yang masuk di empat desa itu," kata dia.

"Kalau dilihat dari jalan tidak dimungkinkan untuk dilewati, makanya rapat besok solusi yang terbaik bagaimana."(*)

Sudah Diberi Akses Jalan, Pak Eko Akan Tetap Jual Rumah dan Sebut Haknya Belum Kembali 100 Persen

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved