Persib Bandung

Mario Gomez Minta Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta Segera Diputuskan Kapan

Sebelumnya, pihak kepolisian meminta panpel Persib untuk memundurkan jadwal menjadi 25 September yang semula 23 September.

Mario Gomez Minta Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta Segera Diputuskan Kapan
Tribunjabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Mario Gomez 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, berharap pertandingan melawan Persija Jakarta segera diputuskan.

Sebelumnya, pihak kepolisian meminta panpel Persib untuk memundurkan jadwal menjadi 25 September yang semula 23 September.

Gomez tak mengerti mengapa setiap ada pertandingan besar selalu saja ada masalah.

"Tapi saya enggak mengerti. Kita harus menyiapkan latihan jika kita main Minggu atau Selasa. Setiap pertandingan besar selalu ada maslaah yang kita hadapi. Ketika lawan Persija tunda, tunda, tunda. Tapi kenapa disini susah," ujar Mario Gomez setelah memimpin latihan di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Rabu (19/9/2018).

Persib kata Gomez hanya ingin kepastian laga ini bisa dimainkan.

Baginya, kapanpun lawan Macan Kemayoran, timnya akan siap.

Hanya, jika menjamu Persija dimundurkan, maka ia juga meminta penyesuaian laga berikutnya menghadapu Madura United.

Mediasi Kedua Rumah Terkepung Bangunan, Pak Eko Ngotot Jual Rumahnya

"Cukup bilang kapan kita main, mau Minggu atau Selasa. Its done. Tapi, kalau kita main selasa. Lawan Madura jangan hari sabtu. Karena mereka punya keuntungan. Tapi kita enggak. Kalau kita main Selasa minimal kita main Minggu," ucapnya.

Menurut pelatih asal Argentina ini, Persib akan melakukan perjalanan panjang setelah menghadapi Persija dan Madura United.

Febri Hariyadi dkk akan menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala Papua.

"Karena setelahnya kita akan main di persipura. Kita akan melakukan perjalanan panjang ke papua. Ya saya enggak setuju. Ok selasa, tapi main lagi tanggal 30," ucapnya.

Gomez pun merasa heran karena keputusan yang dibuat soal pertandingan selalu bertentangan dengan bobotoh.

Ia menilai, kejadian seperti ini selalu berulang dan tidak hanya saat menghadapi Persija.

"Karen ini enggak cuma lawan kita, tapi lawan yang lain juga, bagi kita ini 'berbeda'," katanya.(*)

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help