Sel Setya Novanto Lebih Luas, Kalapas Sukamiskin Beri Jawaban Begini

Bagi eksternal seperti di Kepolisian, Ombudsman, KPK dan sebagainya, kami tak akan menutup-nutupi hal-hal yang kurang baik agar ada perubahan

Sel Setya Novanto Lebih Luas, Kalapas Sukamiskin Beri Jawaban Begini
Tribun Jabar/Ery Candra
Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto, di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Minggu (16/9/2018 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Sukamiskin menanggapi hasil inspeksi mendadak Ombudsman soal adanya indikasi perbedaan fasilitas di Lapas Sukamiskin Bandung.

Satu di antaranya hasil kerja Ombudsman itu adalah penemuan kamar sel Setya Novanto (Setnov) yang lebih luas dibandingkan warga binaan lain.

Kepala Lapas Sukamiskin, Tejo Harwanto, mengatakan akan membuat perencanaan skala prioritas tentang manajemen perubahan, tata laksana, manajemen sumber daya manusia (SDM) dan pengawasan kepada pihak internal dan eksternal.

"Untuk pengawasan internal, kami akan terbuka kapan harus terbuka. Bagi eksternal seperti di Kepolisian, Ombudsman, KPK dan sebagainya, kami tak akan menutup-nutupi hal-hal yang kurang baik agar ada perubahan," ujar Tejo Harwanto di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Minggu (16/9/2018).

Live Streaming Final Japan Open 2018, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Vs Li Junhui/Liu Yuchen

Fahri Hamzah: Halo Pak Jokowi! Ayo Pak Evaluasi, Masih Ada Waktu

Kocak, Purwanto Terang-terangan Minta Sepeda ke Presiden Jokowi

Tejo Harwanto mengatakan saat Ombudsman RI datang ke Lapas Sukamiskin, Sabtu (15/9/2018), semua petugas Lapas tidak mengenali petugas Ombudsman.

Tejo Harwanto mengkonfirmasikan temuan Ombudsman tentang sel Setya Novanto yang lebih besar daripada kamar-kamar yang lain di Lapas Sukamiskin.

Menurutnya, kamar-kamar yang besar tidak hanya satu tetapi sesuai klaster jumlahnya sekitar 40 kamar.

"Karena sejak 1918 sudah diklaster oleh bangsa Belanda. Cikal bakal konstruksi bangunan di sini seperti itu ada kecil, sedang, dan besar," katanya.

Tejo Harwanto mengatakan kamar terkesan mewah karena bagian bangunan dilapisi plywood.

"Dulu apabila hujan dinding itu rapuh dan merembes tapi," kata Tejo Harwanto. (*)

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved