Guru Honorer Mogok Mengajar dan Demonstrasi, Sejumlah Sekolah di Garut Diliburkan

Rencana aksi mogok mengajar dan demontrasi guru honorer di Kabupaten Garut berdampak diliburkannya sejumlah sekolah. Orang tua siswa pun mengeluhkan p

Guru Honorer Mogok Mengajar dan Demonstrasi, Sejumlah Sekolah di Garut Diliburkan
Istimewa
Sejumlah guru honorer di Kabupaten Garut menggelar aksi unjuk rasa, Sabtu (15/9/2018). Aksi mogok mengajar dan unjuk rasa akan kembali dilakukan selama dua hari pada 17-18 September. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Rencana aksi mogok mengajar dan demontrasi guru honorer di Kabupaten Garut berdampak diliburkannya sejumlah sekolah. Orang tua siswa pun mengeluhkan para siswa yang terkena dampak aksi.

Susi (45), orang tua siswa SDN 2 Tarogong, menyayangkan diliburkannya sekolah. Menurutnya, para siswa tak seharusnya menjadi korban dari aksi demonstrasi guru honorer.

"Mau demo silakan saja, tapi jangan sampai sekolah diliburkan. Anak saya dan siswa lain kan enggak tahu masalahnya apa. Kok malah jadi korban?" kata Susi, Minggu (16/9/2018).

Libur sekolah, diakui Susi telah diumumkan pada Sabtu (15/9/2018). Selama dua hari, para siswa tak akan belajar di sekolah.

"Iya dua hari, Senin sama Selasa liburnya. Kalau alasannya guru honorer demo, kok sekolah jadi libur. Kan masih ada guru PNS yang bisa ngajar," ucapnya.

Kepala Lapas Sukamiskin Ajak Jurnalis Lihat Kondisi Lapas

Penampakan Sel Asli Setya Novanto di Lapas Sukamiskin, Ombudsman: Di Toilet, Klosetnya Duduk Dong

Bukan hanya siswa SD yang diliburkan. Sejumlah taman kanak-kanak juga libur setelah aksi unjuk rasa direncanakan.

Angga (33), mengaku jika anaknya yang bersekolah di TK Rum Sari, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul juga diliburkan.

"Katanya besok (Senin) diliburkan sekolahnya. Guru di TK anak saya mau ikut demo. Katanya sudah intruksi dari PGRI," ujar Angga.

Ia sangat menyesalkan aksi unjuk rasa para guru harus mengorbankan para siswa. Seharusnya kegiatan belajar mengajar berjalan normal.

"Saya mendukung aksi demo guru. Tapi jangan jadikan siswa korban. Sekolah harus tetap berjalan karena anak-anak kan cari ilmu. Sayang walau libur sehari juga," katanya.

Pemerintah KBB Beri Bantuan Untuk Pengungsi Korban Bencana Gempa Lombok

Jefri Nichol dan Amanda Rawles Meriahkan Car Free Day Dago, Ternyata Untuk Ini

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help