Dua Orang Warga Kampung Tegalega Cililin Meninggal Saat Menguras Sumur Tetangga

Kapolsek Cililin, AKP Dadan MD Saputra mengatakan, kejadian terjadi di rumah warga bernama Oneh (42).

Dua Orang Warga Kampung Tegalega Cililin Meninggal Saat Menguras Sumur Tetangga
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Kapolsek Cililin, AKP Dadan MD Saputra saat melihat warga selamat di RSUD Cililin dari gas beracun yang ada di dalam sumur saat hendak menguras sumur, Minggu (16/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, CILILIN - Dua orang warga Kampung Tegalega RT 2/16, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Bandung Barat meninggal dunia akibat kecelakaan saat menguras sumur, Minggu (16/9/2018) pukul 12.00.

Kapolsek Cililin, AKP Dadan MD Saputra mengatakan, kejadian terjadi di rumah warga bernama Oneh (42).

Dalam kejadian tersebut, kata Dadan, terdapat empat korban, di antaranya dua orang meninggal dunia dan dua orang lainnya tak sadarkan diri sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cililin.

"Yang meninggal itu atas nama Apendi (45) meninggal di lokasi dan Adin (20) meninggal di rumah sakit. Sedangkan Sopian (35) dirujuk ke RSHS bersama Ade Samsudin (35) dibawa ke RSUD Cililin tapi sudah pulang dibawa keluarganya," kata Kapolsek melalui sambungan telepon.

Ketika ditanya terkait awal kejadian, Dadan pun mengatakan, saat Sopian, Adin, Apendi, dan Ade Samsudin melakukan pengurasan sumur milik ibu Oneh dengan kedalaman sumur kurang lebih 12 meter menggunakan mesin pompa diesel, tiba-tiba pukul 12.00 WIB, Adin yang berada di dalam sumur mengeluh pusing, karena menghirup gas buang dari mesin pompa diesel yang tergantung di atas sumur.

Lalu, Apendi pun mencoba menolong dengan turun ke dalam sumur dan berhasil mengangkat Adin dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Selain itu, Sopian yang berada di atas pun ikut pingsan dikarenakan ruangan yang penuh dengan bau udara/asap dari diesel,

"Sopian, Ade, dan Adin langsung di larikan ke RSUD Cililin, tetapi Apendi yang menolong Adin masih berada di dalam sumur dan tidak mengeluarkan suara pada saat dipanggil oleh Ame ( saksi ). Sekitar 1 jam kemudian Tim Rescue KBB datang dan berhasil mengangkat Apendi dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved