Tim Sinkronisasi, 5.500 Usulan, 560 Anggota terdiri 10 Profesor dan 133 Doktor, Hasilkan 742 Program

"Pak Iwa Karniwa, mohon terjemahkan semua ini ke dalam bahasa birokrasi, bahasa anggaran, aksi, dan pengawasan.

Tim Sinkronisasi, 5.500 Usulan, 560 Anggota terdiri 10 Profesor dan 133 Doktor, Hasilkan 742 Program
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Ketua Tim Optimasi dan Sinkronisasi, Erry Hardjapamekas memberikan berkas rekomendasi setebal 842 halaman kepada Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan di Kota Bandung, Sabtu (15/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mempercayakan tumpukan rekomendasi dari Tim Optimasi dan Sinkronisasi kepada Sekda Jabar Iwa Karniwa, untuk diaplikasikan ke dalam peraturan birokrasi, penganggaran, rencana aksi, dan diuruskan pengawasannya.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan dengan mengumpulkan rekomendasi ini, Jabar berhasil mencetak sejarah baru dalam membangun peradaban dan pemerintahan melalui cara kolaborasi individu di Jabar. Berbagai aspirasi dari masyarakat, katanya, diserap untuk bisa dijalankan pemerintahan yang baru.

Jonathan Bauman Sebut Sosok Ini Sebagai Striker Persib Bandung yang Baru

"Pak Iwa Karniwa, mohon terjemahkan semua ini ke dalam bahasa birokrasi, bahasa anggaran, aksi, dan pengawasan. Tidak bisa dibayangkan energi cinta seheboh dan sebanyak ini, dari 31 kelompok kerja, 565 anggota, 10 profesor, dan 133 doktor, dalam genap 200 kali rapat, menghasilkan 800-an halaman, menampung 5.500 usulan, dan berbuah 742 program. Ini angka-angka bersejarah," katanya di Gedung Pakuan, Sabtu (15/9/2018).

Emil mengatakan dengan demikian ia akan memulai merekayasa masa depan Jabar dengan demokratis, meminta masyarakat mengawasi jalannya program ini.


"Pak Iwa tolong sediakan ruangan di Gedung Sate, mau di Command Center atau di mana yang representatif. Sehingga jalannya program yang berjumlah 700-an ini bisa dimonitor siapapun. Buatkan websitenya," katanya.

Menurut Emil, ia belum membaca rekomendasi tersebut tapi sudah bisa membayangkannya. Emil mengatakan tugas ini ada di pundak Sekda Jabar Iwa Karniwa untuk dibuktikan kepada rakyat Jabar.

"Pak Iwa bagaimana 700-an program ini bisa diterjemahkan jadi program. Ini ke dinas mana, itu ke dinas mana, anggaran program gimana. Ini belun jadi dokumen resmi, mohon izin 2019 masih eksperimental, dokumen ini baru punya dasar hukum setelah jadi RPJMD," katanya.


Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved