Komunitas Bascomm, Gerakan Aksi Relawan Tanggap Bencana dan Pendamping Anak Kamp Pengungsian

Bascomm sendiri mulai berdiri sejak Oktober 2016 oleh Tim Tagana yang sebelumnya telah aktif sebagai relawan bencana di Jawa Barat.

Komunitas Bascomm, Gerakan Aksi Relawan Tanggap Bencana dan Pendamping Anak Kamp Pengungsian
istimewa
Beberapa anggota Komunitas Bascomm sedang menghibur anak-anak kamp pengungsian bencana banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komunitas berbasis aksi sosial memang sedang marak-maraknya di Bandung.

Tak tanggung-tangung, bentuk gerakannya pun sangat mulia dan banyak membantu khalayak yang membutuhkan.

Satu di antara komunitas sosial di Bandung yang dibilang cukup aktif adalah Komunitas Bascomm (Bandung Sosial Community).

Tekad Febri Hariyadi Pertahankan Persib di Posisi Puncak Klasemen Liga 1 2018

Safril, satu di antara anggota Komunitas Bascomm, menuturkan, Bascomm merupakan gerakan relawan tanggap Bencana yang berpusat di Bandung.

Bascomm sendiri mulai berdiri sejak Oktober 2016 oleh Tim Tagana yang sebelumnya telah aktif sebagai relawan bencana di Jawa Barat.


"Gerakan aksi sosial yang kerap kami lakukan adalah tanggap bencana. Beberapa di antaranya kami kerap membantu korban banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung," ujar Safril kepada Tribun Jabar, ditemui di Kawasan Gor Lodaya, Kamis (13/9/2018).

Safril menambahkan, relawan bencana di Komunitas Bascomm ini, ada dua divisi di dalamnya. Yakni divisi bencana dan divisi pendampingan sosial anak pasca bencana.

Khusus divisi pendampingan sosial, kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk membantu anak-anak dalam menghilangkan rasa trauma pasca bencana yang melanda kawasan tinggalnya," jelas Safril.

Dengan adanya pendampingan sosial anak pasca bencana ini, tentu berguna untuk melihat potensi psikologi anak-anak korban bencana tersebut.


"Cara yang sering kami lakukan adalah me-refresh otak mereka dengan sejumlah permainan dan pemberian hadiah berupa cemilan. Hal tersebut bisa memacu semangat mereka dalam mengikuti kegiatan ini, ujar Safril.

Adapun bentuk permainan yang ditawarkan Komunitas Bascomm kepada anak-anak kamp pengungsian bencana, di antaranya adalah memindahkan karet dengan sedotan, main lingkar-lingkaran lalu dilanjutkan dengan bernyanyi bersama.

Selain ikut serta menjadi relawan di Balleendah, Kominitas Bascomm juga pernah ikut andil sebagai relawan saat bencana longsor di Sumedang dan banjir bandang di Garut.

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved