Ini Alasan Pemkot Cirebon Pilih Nasi Lengko untuk Pemecahan Original Rekor Indonesia

Rupanya ada alasan tersendiri mengapa nasi lengko dipilih dalam pemecahan rekor dunia versi Original Rekor Indonesia (ORI) itu.

Ini Alasan Pemkot Cirebon Pilih Nasi Lengko untuk Pemecahan Original Rekor Indonesia
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Ribuan orang siap memecahkan rekor makan nasi lengko terbanyak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (15/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon berhasil memecahkan rekor dunia makan nasi lengko terbanyak secara serentak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (15/9/2018).

Sebanyak 3377 orang turut berpartisipasi dalam pemecahan rekor makan nasi lengko terbanyak secara serentak itu.

Rupanya ada alasan tersendiri mengapa nasi lengko dipilih dalam pemecahan rekor dunia versi Original Rekor Indonesia (ORI) itu.

Padahal, ada banyak kuliner khas Cirebon, misalnya nasi jamblang, empal gentong, tahu gejrot, tahu petis, docang, dan lainnya.

Ketua panitia HUT ke-649 Kota Cirebon, Abdullah Syukur, menjelaskan pemecahan rekor ORI itu sekaligus untuk mengenalkan nasi lengko ke tingkat nasional bahkan internasional.

"Nasi lengko merupakan kuliner khas Cirebon yang benar-benar merakyat," ujar Abdullah Syukur saat ditemui di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (15/9/2018).

Ia mengatakan, kata lengko sendiri berasal dari kata "langka" yang berarti tidak ada.

Path Dikabarkan Akan Ditutup, Ternyata Masih Bisa Digunakan, Ini Tanggapan Penggunanya

Pada zaman dulu, menurut Syukur, masyarakat Cirebon kesusahan untuk mendapatkan lauk pauk.

Saat itu, hanya tahu dan tempe yang bisa didapatkan warga Cirebon karena harganya tergolong murah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved