Pencinta Sepak Bola Indonesia Kecewa PSSI Seperti Tak Serius Tangani Masalah Luis Milla

Pelatih Luis Milla Aspas belum menerima seluruh gaji yang dijanjikan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Pencinta Sepak Bola Indonesia Kecewa PSSI Seperti Tak Serius Tangani Masalah Luis Milla
HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Ekspresi pelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, saat laga melawan timnas U-23 Laos dalam fase Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Jumat (17/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID - Pelatih Luis Milla Aspas belum menerima seluruh gaji yang dijanjikan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). 

Itulah alasan arsitek asal Spanyol tersebut belum menerima permintaan PSSI untuk memperpanjang kontraknya.

Kondisi ini membuat resah sekelompok suporter yang mengatasnamakan dirinya masyarakat pecinta sepak bola Indonesia.

Mereka pun menggelar aksi di depan kantor Kemenpora pada Jumat (14/9/2018) sore dengan membentangkan poster.

Terlihat tulisan #koinuntukMilla, PSSI bikin malu Indonesia, dan juga pemerintah tak boleh tinggal diam harus menindak PSSI.

"Kami pendukung Timnas Indonesia yang mencintai sepak bola Indonesia kecewa dengan sikap PSSI yang menunggak gaji Milla, ini mempermalukan Indonesia di mata dunia," kata Muhammad, perwakilan aksi.

Dia menyebut, PSSI serampangan menyiapkan Timnas. Berani mengontrak pelatih kelas dunia seperti Luis Milla, tapi Tak memikirkan kemampuan finansialnya.

"Memikirkan program jangka panjang dan menyiapkan finansial dengan matang, seharusnya tak perlu diajarkan lagi ke PSSI," kata dia.

Karena kinerjanya amatir, dia melihat output yang dihasilkan pun berakibatmemalukan seperti saat ini.

"PSSI, induk federasi sepak bola kita memberikan contoh buruk kepada klub-klub sepak bola di Indonesia, Menunggak gaji pelatih," tandasnya.

Karena itu, dia bersama rekan-rekannya berusaha untuk menggalang gerakan #KoinuntukMilla agar bisa segera menyelesaikan tunggakan gaji.

"Koin untuk Milla ini mendesak, karena Ketua umumnya sudah tidak peduli," terangnya.

Pernyataan itu dilontarkannya karena merasa PSSI berusaha menutup-nutupi masalah tersebut.

"Lihat saja, saat ditanya awak media, Ketua PSSI Edi Rahmayadi bilang itu bukan urusan kamu, ini justru urusan Indonesia," tegasnya.

Dia berharap pemerintah bergerak dan mengingatkan PSSI. Martabat Indonesia, lanjut dia, sedang dijatuhkan oleh sikap wanprestasi otoritas sepak bola tanah air tersebut.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved