Ombudsman Sidak ke Lapas Sukamiskin Tanpa Kontak Telpon, 30 Menit Tertahan di Depan Lapas

"Terima kasih dan apresiasi untuk Ombdusman yang sudah datang.‎ Beliau tidak hubungi saya sama sekali, betul-betul datang mendadak.

Ombudsman Sidak ke Lapas Sukamiskin Tanpa Kontak Telpon, 30 Menit Tertahan di Depan Lapas
Tribunjabar/Mega Nugraha
Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Ibnu Chuldun dan Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Ibnu Chuldun mengatakan pihaknya tidak mendapat informasi Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Sukamiskin pada Kamis (13/9/2018). Meski begitu, ia mengapresiasi apa yang dilakukan anggota Ombudsman, Ninik Rahayu.

"Terima kasih dan apresiasi untuk Ombdusman yang sudah datang.‎ Beliau tidak hubungi saya sama sekali, betul-betul datang mendadak. Enggak ada telpon atau surat datang ke tiga lapas (Sukamiskin, Banceuy dan Lapas Wanita). Kalau ke Lapas Sukamiskin sempat tertahan 30 menit pada malam hari wajar karena harus izin dulu kepala lapas," ujar Ibnu Huldun di hadapan Anggota Ombudsman Ninik Rahayu di kantor Kanwil Kemenkumham jabar di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9/2018).

Beredar Video Ambulans Bawa Pasien Terhalang Iring-iringan Mobil Polisi di Gedebage

Pada kunjungan ke Lapas Sukamiskin total ada 13 orang, satu anggota dan sisanya staf Ombudsman. Dalam kunjungannya itu, Ombudsman menemukan sejumlah hal yang sifatnya diskriminatif terutama soal ruangan terpidana korupsi. Misalnya, kamar Setya Novanto yang dua kali lebih besar dibanding kamar-kamar lainnya. Kemudian, pintu kamar yang tidak digembok.


"Dari Ombudsman akan membuat laporan tertulis atas hasil sidaknya dan akan kami tindak lanjuti," ujar Ibnu.

Hanya saja, ia tidak bisa membenarkan atau menyanggah soal kamar Setya Novanto yang ukurannya dua kali lipat.

"Kan Bu Ninik yang sampaikan tadi. Saya akan cek, selama ini belum monitor. Soal kamar besar itu, itu kan hasil sidak, saya belum bisa pastikan," ujar Ibnu.

Lapas Sukamiskin jadi perhatian publik pasca OTT KPK terhadap Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husein terkait dugaan suap fasilitas lapas. Ibnu menyatakan pihaknya sudah berbenah pascakejadian OTT.


"Pasca OTT KPK kami sudah membentuk Satgas Peningkatan Kualitas Lapas Sukamiskin. Sudah kami susun," ujar Ibnu.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman, Ombudsman memiliki kewenangan mengawasi penyelenggara pelayanan publik baik oleh penyelenggara pemerintahan, negara, maupun BUMN, BUMD serta badan swasta lain yang menjalankan pelayanan publik tertentu yang dananya dari negara. Saat ini, Ombudsman dipimpin tujuh anggota dengan ketua Amzulian Rifai.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help