Guru Honorer di Garut Berang, Plt Kadisdik Sebut Ilegal, Siap Demo Besar-besaran Hari Senin

"Kami minta Pak Bupati supaya mengganti Plt. Lama Plt itu tiga bulan, harus konsisten," ucapnya

Guru Honorer di Garut Berang, Plt Kadisdik Sebut Ilegal, Siap Demo Besar-besaran Hari Senin
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Ribuan guru honorer berkumpul di Lapang Merdeka (Kerkof), Kecamatan Tarogong Kidul untuk merayakan milad Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut, Sabtu (6/5/2017). Para guru honorer itu menuntut pengangkatan menjadi PNS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Para guru honorer di Kabupaten Garut tersinggung oleh ucapan Plt Kadisdik Garut, Jajat Darajat yang menyebut guru honorer ilegal. Ucapan itu terlontar saat rapat dengan Komisi A DPRD Kabupaten Garut pada Rabu (12/9/2018).

Saat rapat, Jajat menyebut guru honorer dinilai ilegal karena tak mengantongi SK Bupati. Guru honorer pun tak bisa menandatangani rapor para siswanya.

Mahasiswi Telkom University Bandung yang Hilang Itu, Ternyata Anak Dosen Seskoad

Pernyataan tersebut menyulut amarah para guru honorer. Mereka berencana melakukan aksi demo besar-besaran pada Senin (17/9/2018).

Ketua PGRI Garut, Mahdar, mengatakan aksi tersebut berkaitan dengan sejumlah tuntutan pihak guru terhadap pemerintah daerah dan pusat. Di antaranya penerbitan surat tugas bupati bagi guru honorer, revisi Undang-undang ASN, dan aksi protes terhadap ucapan Plt Kadisdik.


"Kami menuntut agar bupati menerbitkan surat tugas. Honorer tak bisa dapat sertifikasi karena tak ada SK. Ada 522 orang yang sudah lolos sertifikasi tapi tidak dapat," kata Mahdar, Jumat (14/9/2018).

Terkait pernyataan Plt Kadisdik Garut, soal guru honorer yang dianggap ilegal dinilai tidak pantas dilontarkan pejabat. Hal itu melukai hati guru honorer yang telah lama mengabdi.

"Kami minta Pak Bupati supaya mengganti Plt. Lama Plt itu tiga bulan, harus konsisten," ucapnya.


Ketua FAGAR Garut, Cecep Kurniadi, mengatakan sejumlah guru honorer siap melakukan aksi mogok kerja mulai Sabtu hingga Senin. Hal tersebut sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Plt.

"Para guru honorer se Kabupaten Garut sepakat untuk mogok kerja besok. Termasuk Senin akan turun ke jalan untuk aksi bersama kawan-kawan di PGRI," katanya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved