Gelar Wisuda, ‎Lulusan STIKep PPNI Jawa Barat Terserap Lapangan Kerja 100 Persen

"Bagi Sarjana Keperawatan, mereka belum bisa langsung disebut perawat karena harus melanjutkan ke jenjang Profesi Ners," katanya.

Gelar Wisuda, ‎Lulusan STIKep PPNI Jawa Barat Terserap Lapangan Kerja 100 Persen
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat , Ns Diwa Agus Sudrajat ‎S.Kp, M.Kep, memberikan sambutan dalam Wisuda Ahli Madya Keperawatan, Sarjana Keperawatan dan Program Profesi Ners Tahun Akademik 2017/2018 yang digelar di El- Royale Hotel, Rabu (12/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat menyelenggarakan Wisuda Ahli Madya Keperawatan, Sarjana Keperawatan dan Program Profesi Ners Tahun Akademik 2017/2018. Acara wisuda digelar di El- Royale Hotel, Rabu (12/9/2018).

Ketua PPNI Jawa Barat'>STIKep PPNI Jawa Barat, Ns Diwa Agus Sudrajat S.Kp, M.Kep, tahun ini terdapat sebanyak 306 wisudawan dari tiga program studi yang diwisuda. Seluruh wisudawan lulusan Diploma 3, Sarjana Keperawatan dan Program Profesi Ners diambil sumpah perawat oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Jawa Barat.

STIKep PPNI Jawa Barat merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Jabar yang hanya menyelenggarakan program studi keperawatan. Dengan nama yang menjadi ciri khas dan pembeda yakni STIKep bukan STIKes.

"Alhamdulillah kami bersyukur karena dapat menyelenggarakan acara wisuda terhadap 306 mahasiswa dari tiga prodi tahun ini. Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh wisudawan,orangtua dan panitia yang sudah membuat acara ini terselenggara dengan baik dan lancar," kata Diwa setelah acara.

Diwa mengatakan bahwa proses wisuda merupakan hal yang sangat penting karena merupakan bagian penting dari proses akademik, dimana para mahasiswa harus melewati proses ini untuk masuk ke lahan kerja, terutama mahasiswa D3 dan Profesi Ners.

"Bagi Sarjana Keperawatan, mereka belum bisa langsung disebut perawat karena harus melanjutkan ke jenjang Profesi Ners," katanya.

Menurut Diwa, PPNI Jawa Barat'>STIKep PPNI Jawa Barat juga sudah siap mengikuti aturan baru pemerintah terkait adanya program uji kompetensi agar mahasiswa memiliki STR. Oktober ini, kata dia, pihaknya akan menggelar uji kompetinsi. ‎

Begitu pun terkait aturan baru dimana mulai Juni 2019, mahasiswa harus mengantongi sertifikat uji kompetisi agar bisa mengikuti proses wisuda dan mendapat ijazah kelulusan.

"Jika saat ini mahasiswa diwisuda dan dapat ijazah baru ikut uji kompetensi, maka tahun depan mereka harus uji kompetensi dulu baru bisa wisuda dan mendapatkan ijazah. Tapi kami sudah siap, Harapannya mahasiswa lulus seratus persen," katanya.

Terkait lapangan kerja, Diwa mengaku sangat tidak khawatir karena seluruh lulusan PPNI Jawa Barat'>STIKep PPNI Jawa Barat terserap 100 persen di dunia kerja, baik di luar negeri maupun dalam negeri. Bahkan menurutnya, lulusan PPNI Jawa Barat'>STIKep PPNI Jawa Barat hanya memiliki waktu tunggu singkat, yakni antara satu hingga dua bulan saja. Setelah itu langsung bisa bekerja.

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help