Di Tengah Krisis Usaha Kain, Buruh Kain: Selamatkanlah Usaha Ini Bagaimana pun Caranya

Hal ini dikonfirmasikan oleh Muhaimah (37), buruh penggunting benang di sebuah tempat usaha kain rumahan.

Di Tengah Krisis Usaha Kain, Buruh Kain: Selamatkanlah Usaha Ini Bagaimana pun Caranya
Tribun Jabar/Seli Andina
Buruh penggunting benang, Muhaimah, saat sedang memotong benang┬ádi Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (12/9/2018). 

Laporan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Industri kain rumahan (home industry) sedang dalam masa kritis akibat harga bahan baku berupa benang yang terus melambung.

Padahal, industri tersebut merupakan industri padat karya, industri rumahan membutuhkan banyak pekerja.

Bila industri kain kolaps, yang paling rentan adalah para buruh yang bekerja di industri tersebut.

Hal ini dikonfirmasikan oleh Muhaimah (37), buruh penggunting benang di sebuah tempat usaha kain rumahan.

Ditemui Tribun Jabar di tempat kerjanya di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (12/9/2018), Muhaimah mengatakan bahwa banyak buruh yang menggantungkan hidup pada industri-industri rumahan.

Raih Emas Asian Games 2018, Son Heung-Min Jadi Pemain Asia Termahal Sepanjang Sejarah

Mediasi Rumah Terkurung Bangunan, Eko Purnomo Datang Bersama Adiknya

"Kalau buruh seperti kami mah, usaha rumahan tidak jalan, ya pekerjaan kami juga berhenti," ujar Muhaimah.

Menurutnya, bila usaha rumahan tersebut berhenti, banyak buruh yang akan kehilangan pekerjaan dan tak bisa mencari kerja lagi.

Untuk membuka usaha sendiri, menurutnya, membutuhkan modal sementara bekerja pada orang atau perusahaan lain belum tentu akan diterima.

"Jadi kalau bisa, pemerintah selamatkan lah usaha ini bagaimana pun caranya," ujar Muhaimah. (*)

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help