Bantuan Logistik Rumah Zakat untuk Korban Gempa Lombok Libatkan Peran Ekonomi Desa Binaan

Pihak Crisis Center Rumah Zakat, Andri Murdianto, menyebutkan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang dirancang Rumah Zakat sudah mulai berjalan

Bantuan Logistik Rumah Zakat untuk Korban Gempa Lombok Libatkan Peran Ekonomi Desa Binaan
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Dewan Pembina Rumah Zakat (RZ) Yayan Somantri, Krisis Centre RZ Andri Murdianto, dan Branch Manager RZ Kantor Mulyana Yusuf melepas truk berisi bantuan untuk korban gempa Lombok, di Kantor Rumah Zakat Perwakilan Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Selasa (28/8/2018). Lima truk berisi logistik dan "food aid" seperti selimut hingga paket siaga pangan ini dijadwalkan tiba di Lombok pada 1 September 2018 dan diharapkan mampu membantu masyarakat Lombok korban bencana untuk bangkit dan menjalani kehidupannya dengan mandiri dan berdaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Surat Keputusan (SK) Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 360-686 Tahun 2018 menetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan dan Perbaikan Darurat Akibat Bencana Alam Gempa di Pulau Lombok dan Sumbawa selama 6 (enam) bulan, terhitung sejak 26 Agustus 2018 sampai 26 Februari 2019, maka kini proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok pun dimulai. 

Menanggapi keputusan ini, Rumah Zakat pun mulai memetakan bantuan yang diberikan ke arah pemulihan dan perbaikan kondisi Lombok.

Rumah Zakat kini sedang merancang enam program utama dimasa rehabilitasi yaitu pembangunan shelter, pendirian sekolah darurat, pendirian masjid darurat, penyediaan layanan dan armada kesehatan, pemberian dan pendampingan modal usaha untuk warga terdampak gempa dan juga penyediaan siaga pangan.

Bobol Kredit Rp 1,8 Triliun, Tiga Pejabat Bank Mandiri Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Seumur Hidup

Helmi Sebut Potensi Zakat PNS Garut Capai Rp 4 Miliar, Tapi yang Terkumpul Hanya Rp 600 Juta

Pihak Crisis Center Rumah Zakat, Andri Murdianto, menyebutkan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang dirancang Rumah Zakat sudah mulai berjalan saat ini.

“Sekolah darurat sudah mulai beroperasi, begitupun dengan masjid darurat. Untuk shelter pun sudah mulai proses pembangunan. Harapannya, nanti setiap keluarga memiliki tempat tinggal sementara yang layak,” kata Andri saat melepas bantuan untuk bencana Lombok di Rumah Zakat, Selasa (28/8/2018).  

Rumah Zakat mengirimkan kembali bantuan berupa lima truk bantuan untuk Lombok. Bantuan yang dikirim berupa logistik dan food aid, seperti kidsware, selimut, tikar, terpal, beras dan paket siaga pangan. Semua bantuan ini berasal dari donatur dan mitra Rumah Zakat


"Kebetulan, kebutuhan logistik dan pangan di Lombok saat ini memang sangat mendesak, sementara harga barang-barang tersebut di Lombok sudah sangat tinggi. Jadi, bantuan ini akan menjadi sangat bermanfaat di sana,” tutur Andri.

Sebanyak empat Truk bantuan Rumah Zakat dilepas langsung oleh Dewan Pembina Rumah Zakat, Yayan Somantri dari kantor Rumah Zakat Perwakilan Jawa Barat di Jalan Turangga No 33, Bandung. Sementara satu truk bantuan lainnya diberangkatkan dari kantor Rumah Zakat Yogyakarta. Truk bantuan ditargetkan sampai di Lombok pada hari Sabtu, 1 September 2018.

"Kami berharap, dengan program rehabilitasi dan bantuan yang dikirimkan dapat membantu masyarakat Lombok untuk kembali bangkit dan segera bisa menjalani kehidupannya dengan mandiri dan berdaya,” ujar Yayan.

Dalam memenuhi kebutuhan logistik dan pangan masyarakat Lombok, Rumah Zakat mengoptimalkan potensi di desa-desa binaannya yang disebut Desa Berdaya. Seperti 6.000 Kg beras yang dikirim ke Lombok kemarin adalah beras berasal dari para petani binaan di Desa Berdaya Selokarto yang berada di Kecamatan Pecalungan, Batang, Jawa Tengah.

“Kami membeli beras untuk dikirim ke Lombok dari kelompok petani binaan di Selokarto yang diberi nama Toko n’Deso. Tujuannya agar warga binaan semakin berdaya sekaligus agar mereka turut merasakan menjadi bagian dari orang-orang peduli akan kebangkitan masyarakat Lombok,” katanya. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved