BBM Makah dan Akan Habis, Ini Mobil Masa Depan Berbahan Bakar Air, Tak Berasap, dan Ramah Lingkungan

Cara kerja mesin berbahan bakar air atau hidrogen ini menggunakan alat yang bisa menjalankan mesin mobil yang bernama Fuel Cell Vehicle (FCV).

BBM Makah dan Akan Habis, Ini Mobil Masa Depan Berbahan Bakar Air, Tak Berasap, dan Ramah Lingkungan
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Mobil berbahan bakar air atau mobil hidro dipamerkan di Kampus ITB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bagi pencinta otomotif, mungkin pernah membayangkan kendaraan berbahan bakar air.

Wajar karena di masa yang akan datang bahan bakar minyak (BBM) bakal habis.

Dan ternyata mobil berbahan bakar air itu bukanlah khayalan semata. Saat ini sudah ada prototipe mobil berbahan bakar air.

Sebuah perusahaan asal Inggris bernama Ecubes Arcola, sedang gencar melakukan kampanye mengenai kendaraan roda empat yang menggunakan bahan bakar air.

Ecubes Arcola sekarang bekerjasama dengan perusahaan Indonesia bernama Sirna Dinamik Group untuk mengembangkan mobil berbahan bakar air ini.

Mobil berbahan bakar air ini juga disebut mobil hidrogen.

7 Fakta Insiden Pengemudi Captiva Pukul Remaja di Tol Jagorawi, Alasan MA Tak Sesuai Rekaman CCTV

Cara kerja mesin berbahan bakar air atau hidrogen ini menggunakan alat yang bisa menjalankan mesin mobil yang bernama Fuel Cell Vehicle (FCV).

Cara kerja Fuel Cell ini pada mobil bertenaga hidrogen sangat sederhana, Hidrogen yang tersimpan pada tangki dialirkan dan direaksikan dengan oksigen dari udara pada unit fuel cell.

Dokter Jelaskan Bagaimana Sebenarnya Vaksin Measles Rubella yang Sedang Menuai Kontroversi Itu

Perangkat inilah yang mengubah hidrogen dan oksigen menjadi uap air dan listrik, dan bisa menjalankan mobil hidrogen tersebut.

Managing Director Ecubes Arcola bernama Dr. Ben Todd mengatakan bahan bakar hidrogen ini tidak mengeluarkan polusi jadi tidak mengeluarkan asap dari kendaraan.

"Mobil hidrogen ini sangat ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan asap dari kendaraan itu sendiri dan sangat ramah lingkungan," ujar Dr. Ben Todd saat ditemui Tribun Jabar di Center Kampus ITB, Kamis (23/8/2018).

BKSDA Garut Terima Kukang Jawa yang Dipelihara Warga Selama Satu Bulan

Sekarang mobil hidrogen ini sudah ada di Indonesia, adanya di Jakabaring Sport City Palembang, mobil ini disediakan oleh pemerintah Sumatera Selatan selama perhelatan Asian Games 2018 berlangsung.

Dr. Ben Todd berharap kedepannya semoga dengan adanya otomotif yang ramah lingkungan ini bisa menggantikan mobil yang masih menggunakan bahan bakar bensin, yang selalu mengeluarkan polusi.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved