Belasan Mobil yang Terparkir Sembarangan di Ruas Jalan Dustira Digembosi Bannya

Penggembosan ban terhadap kendaraan itu dilakukan lantaran, kendaraan roda empat parkir di zona terlarang.

Belasan Mobil yang Terparkir Sembarangan di Ruas Jalan Dustira Digembosi Bannya
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petugas Dishub Kota Cimahi saat melakukan penggembosan kendaraan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi melakukan penggembosan ban terhadap 19 kendaraan roda empat yang parkir sembarangan di ruas Jalan Dustira, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Selasa (14/8/2018).

Penggembosan ban terhadap kendaraan itu dilakukan lantaran, kendaraan roda empat parkir di zona terlarang.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, mengatakan, dari total 19 kendaraan tersebut 14 kendaraan diantaranya merupakan mobil pribadi dan 5 kendaraan lainnya merupakan angkutan umum.

"Total ada 19 kendaraan yang digembosi saat kita melakukan patroli dengan aparat kepolisian," ujar Ranto saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Selasa (14/8/2018).

Penggembosan ban kendaraan untuk roda empat tersebut, lanjut Ranto, untuk memberikan efek jera terhadap para pemilik kendaraan yang melanggar aturan.

"Saat melakukan penggembosan, semua pemilik kendaraannya sedang tidak ada ditempat, tetapi kami bersama aparat kepolisian Polres Cimahi tetap melakukan penindakan," katanya.

Setelah dilakukan penggembosan tersebut, kata Ranto, nantinya pemilik kendaraan terpaksa harus memanggil bengkel agar kendaraannya bisa kembali digunakan dan diharapkan tidak kembali parkir sembarangan.

"Setelah bannya digembosi itu urusan mereka, mau mendorong kendaraannya ataupun manggil bengkel, yang penting pelanggar sudah kita lakukan penindakan," katanya.

Selain melakukan penggembosan, Dinas Perhubungan Kota Cimahi dan Aparat kepolisian juga memberikan teguran dan peringatan terhadap 9 pengemudi taksi daring yang menunggu penumpang di Stasiun Cimahi.

"Kalau nanti masih ditemukan angkutan online menunggu penumpang di stasiun maka akan kita lakukan penilangan," kata Ranto.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved