Lombok Diguncang Gempa

275 KK Korban Gempa Lombok di Desa Gangga Butuh Tenda Peleton, Bantuan Pun Andalkan Kiriman Relawan

Supriadi menilai, kondisi darurat yang menimpa warga Lombok, khususnya Desa Gondang, akibat gempa bumi jangan dijawab dengan persyaratan birokrasi

275 KK Korban Gempa Lombok di Desa Gangga Butuh Tenda Peleton, Bantuan Pun Andalkan Kiriman Relawan
ISTIMEWA
Kondisi lokasi pengungsian di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Senin (13/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID - Wajah Supriadi tak bisa menyembunyikan kekesalannya.

Sekertaris Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara ini kesal bercampur bingung.

Sudah lebih dari sepekan, warga Dusun Lekok, Desa Gangga, mengungsi akibat gempa dengan magnitude 7,0 Skala Richter yang terjadi pada Minggu (7/8/2018) lalu.

Tapi, kebutuhan paling mendasar yang mereka butuhkan saat ini, yakni tenda peleton, begitu sulit didapatkan.

‘’Saya sudah datang ke kantor Kecamatan Gangga, dan Kecamatan Tanjung sebagai posko utama di Lombok Utara. Jawabannya bikin kesal. Saya harus bikin dulu surat pengajuan resmi untuk tenda peleton yang ditandatangani oleh sekdes dan kades dan harus dicap. Ini kan darurat. Kantor desa juga hancur. Bagaimana kami harus bikin surat-surat. Capnya juga entah terkubur di reruntuhan mana," keluh Supriadi sesuai aporan dari Koordinator relawan Amal Mulia, Abdul Qodir, melalui rilis dari Yayasan Harapan Amal Mulia yang diterima Tribun Jabar, Senin (13/8/2018).

Kerugian Akibat Gempa Lombok Mencapai Angka 5 Triliun

Supriadi menilai, kondisi darurat yang menimpa warga Lombok, khususnya Desa Gondang, akibat gempa bumi jangan dijawab dengan persyaratan birokrasi sebagaimana kondisi normal.

Bayangkan saja, kata dia, saat terjadi gempa, warga mengungsi hingga ke kaki bukit yang jaraknya lebih dari 700 meter dari pemukiman.

Letak pemukiman warga, khususnya Dusun Lekok hanya berjarak 200 meter dari pantai.

Jika terjadi tsunami, sudah pasti pemukiman warga bakal tersapu.

Untungnya ancaman tsunami tak terjadi. Meski demikian, ratusan rumah warga hancur.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved