Ibadah Haji 2018

Salat Iduladha Lebih Utama di Tanah Lapang atau Masjid? Salat Id adalah Kemuliaan Dalam Islam

Dalam praktiknya, ada umat Muslim yang mengerjakan salat Iduladha di masjid, ada juga yang mengerjakan di tanah lapang atau lapangan.

Salat Iduladha Lebih Utama di Tanah Lapang atau Masjid? Salat Id adalah Kemuliaan Dalam Islam
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Ribuan warga melaksanakan salat Iduladha yang diselenggarakan di Lapangan Gasibu Bandung, Jumat (1/9/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada 10 Zulhijjah pada kalender Hijirah, umat Muslim seluruh dunia disunahkan untuk melaksanakan salat Iduladha.

Dalam praktiknya, ada umat Muslim yang mengerjakan salat Iduladha di masjid, ada juga yang mengerjakan di tanah lapang atau lapangan.

Dalam syariat Islam, sebenarnya mana yang dianjurkan oleh Rsulullah Muhammad SAW, mengerjakan di masjid atau lapangan?

Berkuban Kolektif 7 Orang untuk Seekor Sapi Boleh Menurut Islam? Ini Penjelasan Hadisnya!

Salat Id atau hari raya adalah bentuk syi'ar atau kemuliaan dalam Islam, atau lambang betapa tingginya Allah SWT.

Ketika menjumpai datangnya dua hari perayaan Islam, Idulfitri dan Iduladha, Rasulullah Muhammad SAW, ternyata melaksanakannya di tanah lapang.


Dan ketika Rasulullah wafat, para sahabat pun mengerjakannya di lapangan.

Dikutip dari laman muslim.or.id, Imam Ibnul Haaj al Maliki berkata, “Sunnah yang telah berlangsung (sejak dulu) dalam (pelaksanaan) shalat ‘Ied (hari raya) adalah dilaksanakan di mushalla (tanah lapang), karena Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama daripada seribu shalat di masjid lain kecuali (shalat) di al-Masjidil Haram."

Nah, dari penjelasan itu bisa dijadikan dalil bahwa Rasulullah selalu mengerjakan salat iduldaha di tanah lapang, bukan di masjid.

Sesalkan Keputusan Wasit, Wildan Ramdani Salut Perjuang Persib Bandung

Dalil lain yang menjelaskan bahwa Rasulullah mengerjakan salat iduladha di luar masjid atau tanah lapang adalah penjelasan Abu Sa'id al Khudri.

Dia berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam keluar (untuk melaksanakan shalat) pada hari raya ‘Iedul fithr dan ‘Iedul adha menuju tanah lapang, maka yang pertama kali beliau lakukan adalah shalat ’Ied, kamudian setelah selesai beliau Shallallahu’alaihi Wasallam berdiri (untuk berkhutbah) di hadapan kaum muslimin dan mereka (tetap) duduk di shaf-shaf mereka…Abu Sa’id al-Khudri berkata: Kemudian sunnah itu terus dilakukan kaum muslimin sampai di Jaman (pemerintahan) Marwan bin al-Hakam.

Pembaca Ekspresi Wajah Bocorkan Soal Pernikahan Sule-Lina: Bisa Rujuk Asalkan . . .

Apakah dilarang salat Iduladha di masjid?

Ada pendapat lain selain penjelasan salat Iduladha di tanah lapang.

Ada pendapat yang merujuk pada perkataan Imam Asy-Syafi'i.

“Dinukil dari Imam asy-Syafi’i (bahwa beliau berkata): Kalau masjid di dalam kota luas (bisa menampung semua penduduk muslim) maka shalat di masjid tersebut lebih utama, karena masjid adalah tempat yang paling utama dan paling suci. Oleh karena itulah, penduduk Mekkah melaksanakan shalat ‘Ied di Masjidil Haram.

Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help