Pilpres 2019

PKS Legowo Tak Dapat Jatah Cawapres, Tapi Minta Pengertian Gerindra Soal Wagub Pengganti Sandiaga

Tentu dari PKS memberikan posisi calon wakil presiden (ke Gerindra) tentu mereka memberikan hak prioritas kepada PKS

PKS Legowo Tak Dapat Jatah Cawapres, Tapi Minta Pengertian Gerindra Soal Wagub Pengganti Sandiaga
Tribunnews.com/MG/SEPTYONAKA TRIWAHYUDI
Mohamad Sohibul Iman terpilih sebagai Presiden DPP PKS periode 2015-2020 

Sandiaga Uno akan mundur sebagai Wakil Gubernur DKI setelah diputuskan menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam jumpa pers bersama di depan kediamanan Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018) malam.

"Beliau juga berkorban. Beliau bersedia mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur yang telah dengan susah payah beliau rebut selama bertahun-tahun kampanye," kataPrabowo.

Wisata Sejarah ke Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan, Seperti Dibawa ke Masa Lalu

"Beliau bersedia berhenti demi negara dan bangsa," tambah Prabowo.

Kesepakatan pasangan Prabowo-Sandiaga diputuskan oleh tiga parpol pendukung, yakni Gerindra, PAN, dan PKS.

Selain berhenti dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno juga akan keluar dari Partai Gerindra.

Hal ini, kata Prabowo, dilakukan agar majunya Sandiaga Uno dapat diterima parpol koalisi.

Jika Sandiaga Uno tidak keluar dari Partai Gerindra, maka pasangan capres-cawapres yang akan diusung hanya berasal dari Partai Gerindra.

"Beliau harus diterima partai-partai lain. Saya meminta beliau mundur dari Gerindra. Padahal beliau sudah meniti karier di Gerindra cukup lama. Sekarang Wakil Ketua Dewan Pembina," ujar Prabowo.

Meski Duit Bokek, Warga di Garut Tetap Senang karena Bisa Makan Enak di Warung Sedekah

"Beliau mundur dari jabatan-jabatan itu, mundur dari Gerindra untuk bisa diterima sebagai calon independen," ujar Prabowo menambahkan. 

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help