Prakiraan Cuaca

Pawai Obor Asian Games, Cuaca Purwakarta Diprediksi Cerah Berawan

Diprediksi tidak akan ada hambatan cuaca dalam pawai obor tersebut, karena cuaca diprediksi akan cerah berawan.

Pawai Obor Asian Games, Cuaca Purwakarta Diprediksi Cerah Berawan
Tribun Jabar/ Haryanto
Saat geladi bersih torch relay obor Asian Games 2018 di Purwakarta, Senin (6/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pawai obor Asian Games akan dilaksanakan di Purwakarta pada hari ini, Jumat (10/8/2018).

Diprediksi tidak akan ada hambatan cuaca dalam pawai obor tersebut, karena cuaca diprediksi akan cerah berawan.

Prakiraan cuaca tersebut berasal dari data laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hari ini, rata-rata suhu udara diprediksi antara 23 derajat celsius hingga mencapai 32 derajat celsius.

Cuaca yang akan cerah berawan akan dirasakan di Purwakarta sejak pagi, dengan suhu udara 23 derajat celsius, serta kelembapan udaranya 75 persen.

Sekjen Kemendagri: Tidak Dipertandingkan, Catur Tetap Dapat Dukung Asian Games

Jokowi - Maruf Amin Vs Prabowo - Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Kemana Demokrat Berlabuh?

Hembusan angin yang mengarah ke tenggara, akan berkecepatan sembilan kilometer per jam di pagi ini.

Cuaca yang masih cerah berawan akan dirasakan juga pada waktu siang.

Suhu udara pada diprakirakan cukup tinggi, mencapai 33 derajat celsius dan kelembapan udara 50 persen.

Masih mengarah ke tenggara, kecepatan angin pun terasa pelan dari biasanya, hanya sembilan kilometer per jam.

Pengedar Narkoba Diciduk Polres Bandung, 128 Butir Pil Ekstasi dan Sabu jadi Barang Buktinya

Memasuki waktu malam, cuaca diprediksi masih cerah berawan.

Suhu udara sekira 26 derajat celsius, dengan kelembapannya 75 persen.

Arah angin yang menuju tenggara, akan berhembus dengan kecepatan sembilan kilometer per jam.

Bahkan hingga Sabtu dini hari (10/8/2018), langit Purwakarta diprakirakan cerah berawan, dengan suhu 23 derajat celsius, dan kelembapannya 90 derajat.

Arah hembusan angin yang masih ke tenggara, serta berkecepatan hanya mencapai sembilan kilometer per jam.

Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help