Kisah Mutia Angansari : Awalnya Dipaksa Guru, Kini Jatuh Cinta dengan Tembang Cianjuran

Tak hanya pandai menyanyikan kawih, Mutia juga mudah dan lebih mantap untuk menyanyikan tembang.

Kisah Mutia Angansari : Awalnya Dipaksa Guru, Kini Jatuh Cinta dengan Tembang Cianjuran
Tribun Jabar/Putri Puspita
Mutia Angansari (26) penyanyi Tembang Cianjuran 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bakat menyanyi tembang Cianjuran dari Mutia Angansari (26) sudah dirasakan oleh sang guru ketika Ia masih duduk di bangku SMA.

Mutia Angansari menjadi segelintir wanita yang tertarik untuk membudidayakan kesenian tradisional tembang Cianjuran.

Mutia mengatakan awal mula Ia belajar tembang Cianjuran karena dipaksa oleh sang guru, yaitu Bu Elis ketika sekolah di SMKN 10.

"Waktu itu aku sampai dijemput dari kosan ke rumah Bu Elis tiap malam Minggu untuk ikut latihan," ujar Mutia saat ditemui Tribun Jabar di Jalan Laswi No 7, Jumat (10/8/2018).

Belajar bersama Bu Elis membuat Mutia belajar lebih cepat dan lebih mudah karena sang guru tersebut membuat sebuah sistem yang mudah dipelajari.

"Belajar sama bu Elis pakai sistem notasi dan ormentasi, nadanya dipelajari satu-persatu dan lebih gampang belajarnya," ucap wanita yang memiliki usaha sewa kostum tarian itu.

Hasil Klasemen Sementara Pekan ke-20 Usai Mitra Kukar Kandaskan Persib Bandung

Walaupun awalnya Ia merasa terpaksa harus mengikuti kemauan sang guru, tetapi Mutia merasa beruntung bisa belajar dari tiap notasi.

Hal ini memudahkannya ketika belum mengenal sebuah lagu, tetapi sudah tahu sistemnya.

Tak hanya pandai menyanyikan kawih, Mutia juga mudah dan lebih mantap untuk menyanyikan tembang.

"Kalau hanya nyanyi kawih itu belum tentu bisa nembang. Tetapi kalau bisa nembang pasti bisa kawih," ujarnya mantap.

Kantongi Kelemahan Persib Bandung, Jadi Kunci Mitra Kukar Raih Kemenangan

Mutia mengaku walaupun awlanya Ia tidak suka akan tembang, namun saat ini Ia menikmatinya.

Mutia juga merasa sudah nyaman di dunia tembang Cianjuran seperti ini. Ia tetap fokus dan lebih baik mendalami tembang Cianjuran supaya semakin matang.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help